Soekarno: Kisah Sang Proklamator dan 15 Fakta Kontroversi Di Dalamnya



Presiden Soekarno merupakan bapak proklamator Indonesia yang berhasil membawa Indonesia menuju pintu kemerdekaannya 71 tahun silam bersama pasangannya Mohammad Hatta. Beliau menjabat diperiode 1945-1966.

Lahir di Jawa Timur, 6 Juni 1901. Soekarno lahir tidak dengan nama Soekarno, Orangtuanya memberikan nama Kusno lengkapnya Koesno Sosrodiharjo. Namun, dikarenakan Kusno kecil sering sakit-sakitan maka nama Kusno diubah menjadi Soekarno oleh sang ayahanda. Nama Soekarno diambil dari nama seorang panglima perang dalam kisah Bharata Yudha yaitu Karna. Nama “Karna” dirubah menjadi “Karno” karena didalam ejaan bahasa Jawa huruf “A” menjadi “O” dan awalan “Su” mempunyai arti “Baik”.

Jenjang Pendidikan dan Karir Soekarno

Jauh sebelum menjadi seorang presiden, pada tahun 1914 Soekarno lulus sekolah dasar di Institusi Pendidikan yang bernama Bumi Putera, Mojokerto, lalu melanjutkan ke Sekolah Dasar Belanda dan mendapat Ijazah sebagai calon pegawai negeri rendahan.

 

Setelah dari SDB, Soekarno melanjutkan perjalanan pendidikannya ke Hoogere Burger School (HBS) di Surabaya. Pada tahun 1920, Soekarno lulus dari pendidikannya di HBS lalu hijrah ke Bandung guna menempuh pendidikan di Technische Hoogeschool (THS) atau yang saat ini kita kenal dengan nama Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketika Soekarno berumur 25 tahun atau di tahun 1926, beliau berhasil mengakhiri kuliahnya di sana dan mendapatkan gelar Civile Ingeniuer (Insinyur Sipil).

Lepas dari dunia pendidikan, bersama rekannya, Anwari, Soekarno membentuk sebuah Biro insinyur Soekarno dan Anwari pada tahun 1928. Kemudian pada Agustus 1932, Soekarno juga membentuk sebuah Biro Insinyur Soekarno & Roosseno. Biro itu memberikan jasa perencanaan dan juga menjadi pemborong. Awalnya biro tersebut berada di sebuah kantor di Jalan Banceuy Nomor 18, Bandung. Kemudian pindah ke gedung yang berada di Jalan Dalem Kaum, Bandung.

Dengan gelarnya sebagai Insinyur Teknik, Soekarno juga terkenal memiliki kemampuan merancang secara otodidak, Profesor CP Wolff Schoemaker adalah orang yang membantu Soekarno menjadi seorang Insinyur semasa kuliahnya dalam merancang gambar arsitektur.

Di tahun 1926-1945, tak hanya paviliun Grand Hotel Preanger, karya Soekarno di bidang Arsitektur juga dapat ditemukan pada beberapa rumah di sekitar Jl. Dewi Sartika, Jl. Gatot Subroto,  dan Jl Palasari, Bandung. Dan salah satu mega proyek rancangan tata ruang kota hasil Soekarno pada tahun 1945-1950 adalah rancangan skema Kota Palangkaraya yang digagas tahun 1957. Pada periode ini ditemukan juga tugu monumental sebagai bagian tata ruang kota seperti Tugu Proklamasi Jakarta, Tugu Muda Semarang, Tugu Alun-Alun Bunder Malang, Tugu Pahlawan Surabaya serta gagasan Tugu Monumen Nasional Jakarta.

Soekarno dianugerahi gelar doktor oleh almamaternya (ITB) pada 27 Januari 1962. Diketahui terdapat enam jasa Soekarno yang dianggap membuat beliau mendapat gelar Doctor Honoris Causa. 

Pertama, pembangunan Gedung Pola, tempat mempertontonkan Cetak Biru Pembangunan Semesta Berencana kepada masyarakat. Garis besar fungsi bangunan itu dirancang oleh Soekarno dan diwujudkan oleh arsitek Friedrich Silaban.

Kedua, kompleks Asian Games, kompleks olahraga terbagus di Asia pada eranya. Dilanjutkan dengan pembangunan Hotel Indonesia, pembuatan Jalan Jakarta-Bypass, membangun Masjid megah Istiqlal dan Monumen Nasional. Tak hanya sekedar bangunan-bangunan penting di Jakarta beberapa tempat seperti, Hotel Ambarukmo Yogyakarta, Samudera Beach Pelabuhan Ratu, dan terakhir Bali Beach di Pantai Sanur, Bali juga merupakan mega proyek yang dibangun oleh Soekarno. Rancangan lain yang dibangun oleh Soekarno guna menyongsong Asian Games dibangun kompleks Gelanggang Olahraga Senayan, yang juga dinamakan Gelora Bung Karno.

Fakta-Fakta Kontroversi

Sangat banyak hal-hal yang dapat dijabarkan tentang Soekarno sang Bapak Proklamator ini. Selain karirnya yang gemilang dalam memproklamasikan Indonesia, Soekarno juga terkenal dengan beberapa fakta kontroversial yang menyelimuti. Berikut adalah Fakta-faktanya.

1.. Soekarno Sebelum Memproklamasikan Kemerdekaan

Saat itu 17 Agustus 1945 pukul 08.00, Soekarno masih tertidur nyenyak di dalam kamarnya. Penyebabnya adalah beliau terkena gejala malaria. Suhu badannya yang tinggi dan merasakan lelah ketika dia bersama para pemuda beserta sahabatnya sedang menyusun konsep naskah proklamasi di Rengasdengklok.
Biar begitu namun Bung Karno tetap menjalankan tugasnya sebagai pemuda yang menggigihkan melawan penjajah. Pukul 10.00, beserta Bung Hatta, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.  Setelah upacara singkat, Bung Karno kembali ke kamar tidurnya karena masih meriang.  Tapi revolusi telah dimulai.

2.. Bukanlah Membentuk Kabinet, Inilah Tugas Perdana dari Soekarno

Perdana yang diperintahkan oleh Presiden Soekarno bukanlah membentuk kabinet kerja untuk menunjang kehidupan nasional Indonesia. Dalam perjalanan pulang setelah terpilih secara aklamasi sebagai presiden.  Saat itu dia bertemu dengan penjual sate bertelanjang dada tanpa alas kaki.  “Sate ayam lima puluh tusuk!”  ujar Presiden Soekarno.  Itulah perintah perdana kepada rakyat sekaligus pesta pengangkatan dirinya sebagai pemimpin Republik Indonesia.

3.. Soekarno terlambat mendapatkan Gelar Prokalamator

Meskipun Soekarno dan Mohammad Hatta yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Indonesia baru resmi memberikan gelar tersebut di tahun 1985 pada Soekarno dan Muhammad Hatta.  Bahkan untuk mengenang jasa mereka, perlu menunggu sekian tahun hingga akhirnya pada tahun 1986, bandara internasional pertama di Indonesia resmi berdiri dan menggunakan nama proklamator tersebut.

4.. Naskah yang Ditulis Soekarno

 

Sebagai benda bersejarah, penentu nasib sebuah bangsa, naskah pidato proklamasi yang ditulis tangan oleh Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta disimpan, tetapi faktanya ketikan Sayuti Melik dianggap lebih tepat untuk dijadikan bukti sejarah. Beruntungnya, seorang wartawan bernama BM Diah yang menyelamatkan draft ini di keranjang sampah rumah Laksamana Maeda.  Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft ini pada Presiden Soeharto setelah menyimpannya selama 46 tahun, 9 bulan, 19 hari.

5.. Soekarno dan G30SPKI

Gerakan kudeta di tahun 1965 silam yang dipelopori oleh PKI dan bernama G30SPKI disebut memiliki kaitan dengan Sokearno. Pada tahun 1974 seorang penulis belanda bernama Antonie Dake menerbitkan sebuah pengakuan dari ajudan Bung Karno, Bambang Widjanarko dalam The Devious Dalang. Dalam pengakuannya tersebut Bambang Widjanarko mengatakan bahwa pada tanggal 4 Agustus 1965 Presiden Soekarno memanggil Letkol Untung dan memerintahkannya mengambil tindakan terhadap jenderal-jenderal yang tidak loyal.
 
Sebenarnya pengakuan Bambang Widjanarko dapat dikonfrontasi dengan keterangan Bung Karno tetapi beliau sudah terlanjur wafat. Belakangan diketahui bahwa pengakuan Bambang Widjanarko hanyalah strategi untuk mencegah bangkitnya pendukung Soekarno dalam pemilihan umum Juli 1971. Hal ini diketahui setelah Bambang Widjanarko akhirnya mengakui sendiri bahwa saat itu ia dipaksa bersaksi demikian.

Pidato Kontroversi Soekarno 

Selain fakta-fakta yang menyelimuti sepanjang hidup Soekarno, Soekarno juga dikenal oleh dunia dengan pidato-pidatonya yang mampu menggelegar dan menggetarkan dunia. Berikut ini adalah salah satu pidato kontroversi Soekarno.


Cinta Soekarno dan 9 Istrinya

Tak hanya 5 fakta tersebut, kisah cinta Soekarno juga sangatlah menarik untuk diketahui. Kharisma yang ditunjukkan oleh Soekarno sangatlah tegas dan membuat warga Indonesia mencintai dan mengaguminya. Soekarno pun dikenal oleh pejabat tinggi dunia karena kecerdasannya dan wawasan pengetahuan yang luas. Ditambah dengan wajahnya yang tampan menawan, sehingga banyak sekali kaum hawa tertarik padanya. Santunnya dan kelembutannya kepada wanita membuat siapa saja bersedia menjadi istinya. Berikut adalah 9 wanita yang pernah menjadi istri Soekarno.

1.       Oetari Tjokroaminoto

Cinta pertama Soekarno jatuh kepada Oetari, Oetari Tjokroaminoto merupakan istri pertama dari Soekarno. Oetari juga merupakan putri sulung dari pemimpin Sarekat Islam, Said Tjokroaminoto. Nama Said Tjokroaminoto dikenal di Indonesia karena merupakan tokoh cendikiawan yang juga pernah menjadi guru dari Soekarno. Kisah cinta Oetari dan Soekarno berlabuh di jenjang pernikahan ketika Soekarno berumur 20 dan Oetari berumur 16 tahun.

Kisah cinta pertama, Oetari dan Soekarno memang tidak begitu hangat. Karena keduanya sudah saling mengenal, Oetari dan Soekarno lebih tampak seperti adik dan kakak. Mereka menikah di Surabaya dan beberapa tahun setelah itu Soekarno pindah ke Bandung untuk melanjutkan studi. Tidak lama setelah studinya di Bandung, Soekarno memutuskan untuk menceraikan Oetari.

2.       Inggit Ganarsih

Wanita ini dapat dikategorikan sebagai cinta sejati dari Soekarno. Wanita kelahiran 1888 ini merupakan istri keduanya. Ketika Soekarno tinggal di sebuah rumah kost di Bandung, ketika itu pula dia bertemu dengan Inggit yang cantik dan teduh. Pada tahun 1921, mereka kemudian memutuskan untuk menikah dua tahun setelahnya.

Dalam pernikahan itu, Soekarno masih berumur 20 tahun dan Inggit berumur 33 tahun. Cinta Inggit terhadap Soekarno dikatakan besar, kemana saja Soekarno pergi Inggit selalu mengikutinya. Namun Soekarno bertemu dengan Fatmawati, dan ingin menikahinya juga, Inggit memutuskan untuk bercerai dari Soekarno karena tidak kuat dimadu.

3.       Fatmawati

Saat Soekarno sedang dalam masa pembuangan di Bengkulu, sosok Fatmawati muncul. Fatmawati merupakan anak dari tokoh Muhamaddiyah di Bengkulu. Selepas pernikahan mereka yang berusia 12 tahun, dua hari setelah Fatmawati melahirkan Guruh Soekarno Putra, Soekarno meminta izin dari Fatmawati untuk menikahi Hartini. Rasa sakit hati itu muncul. 
Fatmawati kemudian pergi menemui Inggit untuk meminta maaf karena pernah “merebut” Soekarno dari Inggit. Dia bahkan mencium kaki Inggit sambil menangis. Inggitpun memeluk Fatmawati seraya tangis haru.

4.       Hartini

Ketika dinikahi Soekarno, Hartini merupakan Janda dengan lima orang anak. Ketika mereka akhirnya menikah, kala itu Hartini berusia 29 tahun. Karena saat itu Fatmawati telah dikenal luas sebagai Ibu Negara, Hartini mendapat banyak sekali kritikan dari media dan aktivis wanita yang lebih membela Fatmawati. Pernikahannya harus dia bayar mahal dengan nama baik yang tercoreng.
Hartini terus mendampingi Soekarno dalam keadaan pahit dan manis, bahkan ketika Hartini mengetahui bahwa setelah dirinya Soekarno masih tetap mendekati banyak wanita lain. Dia berhasil mempertahankan pernikahannya dengan Soekarno. Dalam pangkuan Hartini, Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya 21 Juni 1970.

5.       Kartini Manoppo

Berawal dari sebuah lukisan wanita cantik, Bung Karno jatuh cinta pada Kartini yang merupakan objek dari lukisan wanita cantik tersebut. Kartini juga merupakan pramugari dari Maskapai Garuda Indonesia, wanita yang berasal dari Boolang ini memang berlatar belakang dari keluarga terdidik dan terhormat.
Hal ini membuat Kartini memutuskan untuk menutup rapat pernikahannya dengan Soekarno. Bung Karno dan Kartini dikaruniai seorang anak laki-laki yang mereka beri nama Totok Suryawan Sukarno yang lahir pada tahun 1967.

6.       Naoko Nemoto

Naoko Nemoto a.k.a Ratna Sari Dewi adalah seorang wanita asal jepang yang lahir di Tokyo 6 Februari 1940. Di umur 19 tahun, Soekarno menikahi Dewi. Namun, ketika redupnya karisma Soekarno, Dewi memutuskan untuk pergi dari Indonesia dan 10 tahun hidup di Perancis. Pada 1983, Dewi kembali ke Indonesia.
Namun pasca perceraian dengan Soekarno, Naoko Nemoto a.k.a Ratna Sari Dewi pergi ke berbagai negara seperti Swiss, Perancis dan Amerika Serihat. Pada 2008, Dewi memutuskan untuk pergi ke Shibuya, Jepang. Soekarno dan Dewi memiliki puteri tunggal yang diberi nama Kartika Sari Dewi Soekarno.

7.       Haryati

Haryati merupakan seorang penari Istana juga merupakan staf Sekretaris Negara Bidang Kesenian. Karena profesinya itu, Haryati menjadi dekat dengan sang proklamator. Soekarno terus menerus berusaha memikat hati Haryati yang kala itu berusia 23 tahun.
Pada 21 Mei 1963, pernikahan Soekarno dan Hayati berlangsung. Namun, pernikahan ini hanya berjalan selama 2 tahun. Soekarno menceraikan Haryati karena alasan tidak ada kecocokan antara keduanya. Ketika itu pula, Soekarno tengah dekat dengan Ratna Sari Dewi.

8.       Yurike Sanger

Soekarno bertemu dengan Yurike pada tahun 1963, saat itu Yurike masih menyandang status sebagai pelajar SMA. Biarpun rentang usia mereka cukup jauh, ternyata hal itu tak mengurangi niat Soekarno untuk memberi perhatian pada Yurike. Soekarno mengirimkan gadis belia surat cinta dan bahkan menghadiahinya dengan kalung. Hingga pada 1964, Soekarno menikahi Yurike Sanger.
Pernikahan ini berlangsung sampai 1967. Soekarno diakui secara de Facto sebagai presiden. Soekarno meminta Yurike untuk meminta cerai karena kondisi Soekarno yang tidak begitu baik. Maka mereka berdua memilih untuk pisah secara baik-baik.

9.       Heldy Djafar

Soekarno juga memiliki istri asal Kalimantan Timur. Dialah Heldy Djafar, wanita cantik asal Kutai Kartanegara yang berusia 18 tahun. Soekarno saat itu telah berusia 65 tahun. Heldy merupakan istri kesembilan dari Soekarno.

Pernikahan Soekarno dan Heldy hanya bertahan beberapa tahun. Heldy sempat meminta cerai karena situasi Indonesia dan posisi politik Bung Karno makin tidak menentu. Namun Bung Karno bersikeras bahwa hanya maut yang bisa memisahkan mereka. Akhirnya, Heldi yang kala itu berusia 21 tahun menikah lagi dengan Gusti Suriansya Noor.

Itulah fakta-fakta mengenai bapak Proklamator yang perlu sobat ngelmu perlu ketahui. Beberapa istri dari Soekarno mampu bertahan hingga puluhan tahun bahan hingga akhir hayat. Tak sedikit pula yang hanya berumur jagung. Tak sedikit pula fakta-fakta menariknya, semoga bermanfaat bagi sobat semua.

COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,1,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,83,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,216,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,42,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,51,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,20,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,36,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,6,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,21,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Soekarno: Kisah Sang Proklamator dan 15 Fakta Kontroversi Di Dalamnya
Soekarno: Kisah Sang Proklamator dan 15 Fakta Kontroversi Di Dalamnya
https://2.bp.blogspot.com/-kvyYgXjhvJA/V7EEXsH72XI/AAAAAAAABjI/6gcBjlb_hAA92JtsbM05uJpM5RE64RdzgCLcB/s640/soekarno1.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-kvyYgXjhvJA/V7EEXsH72XI/AAAAAAAABjI/6gcBjlb_hAA92JtsbM05uJpM5RE64RdzgCLcB/s72-c/soekarno1.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/08/Biografi-Soekarno.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/08/Biografi-Soekarno.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy