Mendidik karakter anak, siapkah orang tua dan guru?

SHARE:

Pendidikan karakter anak kembali menghangat mulai sejak Menteri Pendidikan serta Kebudayaan Muhadjir Effendy mengusulkannya sebagai sisi dari wacana sekolah selama seharian. System yang diusulkannya itu, untuk bangun karakter anak.

Permasalahan karakter anak tidak cuma permasalahan di Indonesia. Seseorang guru, di Amerika Serikat (AS), Paul Barnwell pernah mempertanyakan apakah untuk sekolah, mengajarkan karakter, moralitas, serta etiket bukanlah hal yang utama dalam jadikan mereka warga negara yang berhasil serta produktif?

Pertanyaan itu nampak melihat keadaan di banyak sekolah negeri yang mengukur perkembangan akademis sebagai usaha paling utama perbaikan sekolah, beberapa hingga menghambat maksud lain yang berguna dari sekolah--seperti pendidikan karakter.

Masalah standardisasi materi pelajaran serta persiapan tes selalu menguasai kebanyakan konsentrasi serta aktivitas banyak sekolah. Misalnya cukup banyak. Sebuah pertunjukan akhir th. taman kanak-kanak di New York, dibatalkan. Maksudnya, supaya siswa bisa konsentrasi menyiapkan diri meraih karir cemerlang.

Rekomendasi Blogger Parenting: Sundulparenting

Persiapan ujian jadi hal yang umum di tingkat pendidikan dasar. Menurut riset pada 2015, siswa kelas 8 menggunakan rata-rata 25, 3 jam satu tahun untuk tes standardisasi. Di Kentucky, AS, SMA ada dibawah tekanan untuk cetak siswa yang " siap " duduk di bangku kuliah.

Pengertian siap? Hanya meraih batas nilai dalam pelajaran bacaan, Bahasa Inggris, serta matematika dalam tes ACT. Inilah ujian yang perlu dilalui untuk dapat masuk ke pendidikan tinggi di Amerika Serikat. 

Fakta-fakta itu seperti alarm, membangunkan Barnwell. Ia mempertanyakan perannya sebagai pendidik, serta seberapa utama mengutamakan pengembangan karakter, etiket, serta menolong beberapa murid meningkatkan jati diri moral.

Jawabannya ada pada hasil riset 2012 lantas. Ada keperluan menekan untuk mengintegrasikan unsur pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah negeri.

Menurut riset itu, 31 % remaja sadar kekerasan fisik yaitu permasalahan besar di sekolah. Ada 49 % siswa mengakui pernah mengalami perisakan. Sementara 24 % yakin, meneror atau memukul seorang waktu emosi yaitu hal lumrah.

Tidak cuma di AS, pendidikan karakter di Inggris bahkan juga digadang sebagai satu diantara tujuan paling utama kementerian pendidikan. Dana besar disediakan untuk sekolah yang sukses meningkatkan program pendidikan karakter. Ide inipun tidak sepi dari kritik.

Meruaknya inspirasi mengenai pendidikan karakter di sekolah-sekolah di Inggris, dipicu oleh menebarnya kerusuhan pada 2011. Perdana Menteri Inggris waktu itu, David Cameron, mengklaim kerusuhan dikarenakan oleh turunnya pembedaan nilai yang baik serta jelek, serta puntiran moral yang berlangsung di orang-orang.

Beragam riset di gelar, satu diantaranya dari Kampus Birmingham. Lahir empat referensi, salah satunya mendorong sekolah mempunyai kebijakan pengembangan karakter yang mengikat semua penghuni sekolah, tidak cuma siswa. Berarti, seluruh isi sekolah mesti turut berperan serta.

Siswa juga butuh pendampingan segera untuk merubah orientasinya ; dari yang mementingkan sendiri, jadi bertujuan pada nilai moral yang umum. Sekolah juga butuh di beri keleluasaan untuk mengukur kekuatan lembaganya, serta memastikan bagaimana pendidikan karakter bakal dipraktikkan.

Tetapi diingatkan juga, pendidikan karakter jangan pernah terjerat pada pengukuran serta standardisasi dengan ukuran yang kaku. Umpamanya, tidak butuh hingga ada tes tercatat untuk memonitor perubahan karakter anak. Terlebih, membuatnya prasyarat kelulusan sekolah.

Bagaimana dengan keadaan di Indonesia? Mengutip peneliti Doktor Hasanudin Abdurakhman, pendidikan karakter yaitu mengenai berikan teladan. Orangtua serta guru, mesti jadi pusatnya. Pandangan ini, tidak meleset jauh dari kondisi di AS serta Inggris itu.

 " Pendidikan karakter jadi terdengar rumit, lantaran kita umum hidup tanpa ada karakter. Orangtua serta guru tak jadi contoh untuk anak-anak, " catat Hasanudin di Kompas. Doktor di bagian fisika terapan dari Tohoku University, Jepang, ini sempat juga jadi peneliti di dua kampus di Jepang.

Ia mencontohkan, orangtua atau guru mengajarkan kebersihan. Tetapi pada praktiknya mereka buang sampah asal-asalan. Guru mewajibkan siswa pas saat, tetapi sering kali terlambat masuk kelas untuk mengajar. Serta ada banyak lagi contoh lain.

Masalahnya, menurut Hasanudin, banyak orangtua serta pendidik tidak ingin melepas kenyamanan. Orangtua atau pendidik condong egois, menginginkan mengajarkan suatu hal pada anak-anak, yang mereka sendiri tidak ingin lagi menaatinya.

 " Kita berlaku kalau pendidikan karakter itu untuk anak-anak. Sesaat kita menginginkan sikap kita bisa dipertahankan, hingga kita mati. 'Kamu saja yang rajin serta teratur ya nak, ayah ibu mah telah tua, tidak mungkin saja beralih lagi'. Demikianlah langkah kita bikin pendidikan karakter jadi rumit, " pungkas Hasanudin.


Ia juga menyinggung masalah ketulusan. Waktu orangtua serta guru mengajarkan pendidikan karakter, mereka sering kali berpura-pura. " Jadi, bila ingin bangun pendidikan karakter, yang butuh kita kerjakan yaitu revolusi sikap oleh beberapa orangtua serta guru, " Hasanudin berujar.

COMMENTS

Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,1,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,17,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,6,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,76,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,204,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,kjp,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,114,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,33,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,33,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,51,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,20,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,33,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,3,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,16,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Mendidik karakter anak, siapkah orang tua dan guru?
Mendidik karakter anak, siapkah orang tua dan guru?
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/08/pendidikan-karakter-anak.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/08/pendidikan-karakter-anak.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy