Dulu Cinta Ditolak Dukun Bertindak, Sekarang Utang Membludak Dukun Bertindak


Cinta ditolak dukun bertindak. Jargon yang sering kita dengar untuk lucu-lucuan ini ternyata berakar dari kondisi real masyarakat Indonesia. Untuk Sobat Ngelmu yang berpikiran “modern”, mungkin sulit untuk mengerti kenapa masyarakat Indonesia di abad 21 masih banyak yang percaya dan melakukan praktek-praktek perdukunan. Yang lebih mengherankan lagi bahkan ada tokoh-tokoh yang terkenal berpendidikan tinggi dan cerdas, kok ya percaya sama dukun.

Ramainya kabar mengenai kasus penipuan dan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang “Kiai” ternama di Probolinggo ikut menyeret nama politisi kawakan Marwah Daud. Dikabarkan bahwa Marwah yang meraih gelar doktornya di Amerika Serikat tersebut merupakan salah satu “santri” di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Marwah Daud adalah politisi dan akademisi yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia perpolitikan Indonesia. Wanita ini meraih gelar doktor di salah satu universitas di AS. Ia juga pernah menjadi peneliti di UNESCO dan Bank Dunia serta menduduki kursi anggota dewan DPR RI. 

Penangkapan Taat Pribadi oleh kepolisian atas tuduhan penipuan dan pembunuhan salah satu santrinya tidak membuat Marwah Daud surut dalam kepercayaannya. Wanita yang pernah menjadi peneliti di UNESCO dan Bank Dunia tersebut membela Taat Pribadi. Politisi Paartai Gerindra ini mengatakan pemilik Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, adalah guru yang baik. Dia menganggap Taat sebagai orang istimewa yang dianugerahi ilmu dan karomah, bahkan bisa menjadi aset bangsa. Marwah sendiri mengaku bahwa ia merupakan salah satu pendiri dan ketua yayasan penyelenggara padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Dimas Kanjeng menjadi perhatian publik, baik di dunia nyata maupun dunia maya, akibat tersebarnya video dia bisa menghadirkan uang berjumlah banyak. Marwah mengakui Dimas Kanjeng bisa menghadirkan uang secara gaib. Kemampuan itulah yang kemudian Marwah sebut sebagai karomah.

Rasanya sulit dipercaya bahwa seorang tokoh sekelas Marwah Daud Ibrahim yang sudah malang melintang di dunia akademik dan pendidikan tertarik kepada kegiatan kultus dan penuh klenik seperti yang terjadi di padepokan Taat Pribadi. Akan tetapi ternyata kondisi ini memiliki penjelasan yang logis dari sisi ilmu psikologi.

Akademikus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra, menilai maraknya kasus dugaan penipuan dan pelecehan berkedok agama, seperti yang dilakukan Gatot Brajamusti dan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, merupakan sebuah gejala kultus.

Para penipu (con man) yang memiliki kemampuan untuk menarik pengikut biasanya memang “dianugerahi” dengan karisma dan kemampuan berbicara yang lebih baik dari orang-orang biasa. Sudah banyak kasus yang menunjukkan bahwa orang-orang dengan kemampuan mempengaruhi orang lain bisa benar-benar membuat para pengikutnya seperti “kerbau yang dicucuk hidungnya”. Seolah-olah para pengikutnya sudah dicuci otak. Gejala ini bahkan bisa sampai mengakibatkan para pengikutnya rela mengorbankan harta benda, keluarga dan nyawa sekalipun untuk sang pemimpin.

Argumentasi agama biasanya adalah jalan yang paling sering digunakan oleh para penipu untuk memuluskan langkah mereka dalam mencari pengikut.  Masyarakat Indonesia yang “religius” sering sekali jatuh ke dalam perangkap penipu karena iming-iming praktek-praktek yang diakui para dukun tersebut merupakan praktek yang sesuai dengan syariat. Memang sangat lazim para dukun menggunakan ayat-ayat Al Quran dalam praktek perdukunan mereka sehingga masyarakat yang tidak paham agama merasa yakin bahwa kalau sudah pakai Al Quran pasti sesuai dengan ajaran Islam.

Ketidakpahaman mengenai ajaran agama hanya satu faktor yang mengakibatkan banyaknya masyarakat Indonesia yang terjerumus ke dalam penipuan oleh dukun. Faktor lain yang tidak kalah pentingnya adalah karena terjadi krisis karakter dalam masyarakat kita.

Psikolog Dadang Hawari mengatakan bahwa maraknya kasus penipuan oleh orang-orang berkedok dukun dan kiyai tersebut disebabkan sifat konsumtif masyarakat yang tinggi, tetapi tidak diimbangi dengan kecerdasan berpikir. Azyumardi mengatakan bahwa masyarakat Indonesia yang galau lebih senang untuk menempuh jalan instan dalam menyelesaikan masalah seperti utang piutang, ambisi politik, jabatan, kesembuhan dari penyakit maupun memperoleh harta kekayaan.

Hal ini dimanfaatkan oleh para penipu dengan cara menciptakan kultus untuk membangun karisma melalui penampilan, kepintaran berbicara, dan retorika menggunakan argumentasi agama. Mereka berhasil embuat orang-orang tersebut percaya atau taklid buta sehingga merasa yakin dengan hal-hal yang too good to be true, seperti menggandakan uang atau memberikan kesembuhan dari penyakit.

Islam Melarang Keras Praktek Sihir dan Perdukunan

Islam sendiri memang sejak dulu sudah menjelaskan adanya praktek-praktek sihir dan perdukunan yang dilakukan oleh orang-orang tertentu. Dalam Surat Al Baqarah ayat 102 Allah berfirman:

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.

Dalam penjelasan mengenai Nabi Musa as dan Firaun juga dijelaskan bahwa Nabi Musa as telah diberikan karomah oleh Allah SWT sehingga ia bisa mengalahkan para tukang sihir Firaun. Jadi jelas bahwa keberadaan sihir memang sudah sejak dahulu kala.
 
Ternyata umat Islam dilarang mempelajari dan mempraktekkan ilmu sihir, Sob. Batalin deh niat kamu masuk Hogwarts.
Rasulullah SAW sendiri juga memperingatkan dan melarang umat Islam untuk mempercayai, melakukan, bahkan tidak diperbolehkan untuk berdekatan dengan praktek sihir dan penyihir (dukun). Ada dua hadits yang lazim digunakan untuk melarang praktek perdukunan:

“Barang siapa mendatangi tukang ramal dan menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.” (HR Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda," Barang siapa yang mendatangi (dukun) dan membenarkan apa yang ia katakan maka sungguh telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad." (HR Abu Dawud)

Mungkin Sob banyak yang bertanya-tanya, apa iya semua dukun itu palsu dan cuma berbekal pinter ngomong dan karismatik? Jawabannya ya nggak juga. Ada memang orang-orang yang “asli” bisa sihir. Ya seperti para ahli sihir di jaman Nabi Musa as itu. Tapi sangat salah kalau sekali-kali Sob mengira bahwa orang-orang itu memiliki karomah dari Allah. Salah satu penyebab mereka tampaknya menguasai sihir, bisa meramal nasib atau mampu melakukan santet adalah karena mereka mendapatkan bantuan dari jin.

Tapi jangan percaya kalau ada yang bilang bahwa jin yang membantu mereka adalah jin Muslim. Jin Muslim tidak akan pernah mau berinteraksi dengan manusia karena mereka tahu dunia mereka berbeda dengan kita dan memang dilarang Allah untuk berinteraksi dengan manusia. Jin yang membantu para tukang sihir dan dukun itu sudah pasti jin kafir alias syaithan alias para anak buah Iblis. Ini ditegaskan dalam Surat Jin ayat 6 yang berbunyi:

Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan

Jadi jelas bahwa manusia-manusia yang meminta bantuan atau perlindungan kepada kaum jin adalah orang-orang yang melakukan kefasikan. Jadi jauh-jauh deh sama orang-orang yang mengaku bisa meramal atau bisa mempraktekkan perdukunan meskipun tampak seperti orang yang mengerti Islam.

Nah kalau untuk meminta tolong kepada dukun yang “asli” saja nggak diperbolehkan, apalagi kalau minta tolong kepada dukun palsu. Yah, ketipu deh!





COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,2,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,85,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,224,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,43,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,52,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,21,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,36,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,6,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,21,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Dulu Cinta Ditolak Dukun Bertindak, Sekarang Utang Membludak Dukun Bertindak
Dulu Cinta Ditolak Dukun Bertindak, Sekarang Utang Membludak Dukun Bertindak
http://vignette1.wikia.nocookie.net/p__/images/5/5e/Hermione-granger.jpg/revision/latest?cb=20160713085217&path-prefix=protagonist
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/09/dulu-cinta-ditolak-dukun-bertindak.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/09/dulu-cinta-ditolak-dukun-bertindak.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy