Kerciuhan Demi Kericuhan Nodai PON XIX Jawa Barat


Ngelmu.com, Depok – Jika kita membicarakan mengenai Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19, di Jawa Barat 2016. Memang semua pasti setuju, jika PON kali ini berjalan tidak semestinya.

Dugaan kecurangan dalam pertandingan, kepemimpinan wasit yang tidak adil, fasilitas atlet yang mengenaskan hingga ricuh saat pertandingan sepertinya sudah menjadi citra Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (jabar). Sorotan tuan rumah yang banyak berlaku curang juga sudah menjadi buah bibir dikalangan atlet dan para pelatih yang melakoni PON kali ini.

Bahkan, salah satu atlet yang kini menjadi pelatih dan ikut dalam PON XIX/2016
Jabar menyebutkan, ini PON terparah dan tercurang dari yang pernah diikutinya.

“PON XIX 2016 Jabar ini terparah dan tecurang saya ikuti semenjak menjadi atlet hingga sekarang menjadi pelatih,” ujar pria yang enggan disebutkan namanya ini.

Jika harus direview, lanjut dia, ada sekitar 80 persen cabang olahraga yang dilombakan pasti bermasalah. Mulai dari wasit, juri, perangkat pertandingan hingga panitia yang ‘kurang’ mengerti penyelenggaraan kompetisi olahraga.

“Faktanya sudah banyak di pemberitaan, mulai dari ricuh saat penilaian hingga fasilitas atlet yang bikin atlet itu sakit,” keluhnya.
Sementara itu, KONI Pusat tak mau permasalahan kepemimpinan wasit, hakim, dan juri yang disorot pemerintah dalam PON XIX/2016 Jabar ditimpakan ke mereka.

Menurut induk seluruh cabang olahraga nasional itu, soal wasit, seharusnya dipertanyakan ke pengurus besar olahraga masing-masing.
”Penunjukkan wasit itu kewenangan dari induk cabor. Tapi penunjukkan itu kan tidak hanya dari Jawa Barat saja, tetapi mereka me-mix dari daerah lain, yang pastinya harus netral yang bukan dari Pengprov Jabar atau dari provinsi yang sedang bertanding. Itu ketentuan yang mestinya dianut oleh semua,” kata Inugroho, Wakil Ketua Umum KONI, Kamis (22/9).

Dan kami akan sedikit mengulas kejadian-kejadian yang semestinya tidak terjadi di ajang olahraga terbesar di Indonesia ini.
www.pikiran-rakyat.com

Cabang Sepakbola

Kericuhan yang terjadi di PON tahun ini, bisa diawali dari cabang sepakbola, di Stadion Pakansari, Cibinong Kabupaten Bogor, (18/9) lalu. Kala itu cabang sepakbola mempertandingkan tim PON DKI Jakarta menghadapi tim PON tuan rumah, Jawa Barat.

Pertandingan sendiri pun sebenarnya berjalan dengan lancar, akan tetapi tidak dengan para penonton yang menghadiri laga tersebut. Kericuhan antar suporter terjadi saat laga sedang istirahat usai babak pertama. Keributan itu bermula ketika dua suporter melakukan tindakan saling ejek dengan yel-yel yang diontarkan kedua suporter, akan tetapi pihak suporter Jakarta merasa tersinggung dengan ejekan tersebut.

Aksi saling lempar batu dan kayu pun sempat terjadi di area tribun Stadio Pakansari, namun aksi itu tidak berlangsung lama. Pihak keamanan yang beranggotakan TNI-POLRI berhasil meredam bentrok antar dua kelompok suporter itu.
sport.tempo.co

Cabang Polo Air

Selanjutnya aksi memalukan kembali terjadi di cabang Polo Air, hanya selang sehari dari kejadian ricuh di Stadion Pakansari. Kericuhan juga terjadi di cabang Polo Air yang berlangsung di kolam renang, Komplek Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kejadian terjadi bermula di dalam arena kolam renang, saat tim Jawa Barat menghadapi tim Sumatera Selatan. Sejumlah pemain kedua tim melakukan aksi saling jotos saat pertandingan tengah berlangsung, entah faktor apa yang terjadi, namun akibat kejadian di dalam kolam, para penonton yang menyaksikan pertandingan itupun ikut terpancing.

Para penonton melakukan aksi pelemparan botol air mineral ke arah kontestan yang sedang bertanding, akan tetapi ada salah satu oknum yang diduga melempar dan mengenai aparat kepolisian yang sedang menjaga keamanan pertandingan. Alhasil keributa pun juga terjadi di tribun penonton yang melibatkan atlet PON DKI yang kala ikut menyaksikan pertandinga dan aprarat keamanan.
Sejumlah bukti foto dan video pun lancar beredar di sosial media, dan terkait kejadian itu, Menpora, Imam Nahrawi ingin kejadian ini segera di usut tuntas dan dan bagi yang terlibat dikenai sanksi seadil-adilnya.
sport.detik.com

Cabang Bola Basket

Selanjutnya ada cabang Bola Basket yang pada PON kali ini juga ikut diwarnai kericuhan. Laga yang mempertandingkan tim Papua Barat melawan Jawa Barat yang tergabung di Group B. Dikabarkan kinerja wasit lah yang memicu kemarahan dari pihak ofisial dari Papua Barat.

Dinilai wasit yang memimpin kala melakukan suatu keputusan-keputusan yang diangga merugikan Papua Barat. Pertandingan yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, (21/9) itu pecah ketika sejumlah pemain dari Papua Barat menggeruduk wasit, bahkan tak hanya pemain, pelatih dan sejumlah ofisial mereka pun naik keatas tribun dan membuat keadaan semakin panas.

Wasit pun yang kala itu diserang oleh sejumlah pemain, mencoba menyelamatkan diri dengan berlari lari ke sekeliling arena Basket, beruntung keadaan dapat dikendalikan oleh pihak keamanan.
fleble.com

Cabang Renang Indah

Kembali aksi protes terjadi di ajang PON kali ini. Cabang Renang Indah DKI Jakarta yang kali ini memprotes ketegasan dari pihak panitia PON Jabar 2016. Tim DKI Jakarta memutuskan mundur dari cabor renang indah, usai mendengar hasil keputusan di technical meeting, Selasa (21/9) yang membatasi umur peserta renang indah.

Memang keputusan ini terbilang mendadak dan terkesan tidak profesional, mengingat keputusan yang diambil untuk ajang sekelas PON. Keputusan pembatasan umur itu, dilakukan pada TM. Seharusnya jika memang ingin membuat keputusan seperti itu, harus diadakan terlebih dahulu sosialisai dari pihak panitia kepada para tim peserta cabang renang indah.

Alhasil keputusan itupun sangat diprotes keras oleh tim DKI yang dianggap merugikan timnya. Pasalnya ada satu peserta dari tim DKI yang menjadi andalan, Adela Amanda Nirmala yang usianya sudah melebihi syarat peraturan PON terpaksa tidak bisa mengikuti pertandingan. Meski telah memutuskan untuk mundur pada Technical Meeting, tim DKI  tetap memutuskan untuk datang dan bertanding pada hari H, namun Komisi tekhnik PB PRSI daerah menghadang aksi DKI itu. Tim DKI tetap tidak bisa mengikuti pertandingan karena pada technical Meeting lalu sudah memutuskan WO.

Hasilnya perdebatan pun sempat terjadi di Kolam Renang FPOK UPI, Setia Budi, Bandung, Kamis (22/9) dan membuat pertandingan harus tertunda selama satu jam. Meski setelah itu pertandingan pun tetap digelar dengan teriakan-teriakan protes jika wasit dari DKI juga tidak boleh diikutsertakan.
www.covesia.com

Cabang Tinju

Cabor tinju tak ketinggalan juga ikut mencoreng PON Jabar. Petinju asal putri asal Papua, Selly Wanimbo mengamuk usai mendengar keputusan wasit. Selly yang saat itu bertanding di babak perempat final cabang tinju melawan petinju asal Papua Barat tidak terima hasil yang diberikan juri kepadanya. Ia pun sontak mengamuk di atas ring dan mencoba menyerang ofisial pertandingan.

Selly juga menendang pengeras suara yang terdapat di pertandingan, sehingga membuat panas suasana pada saat itu.

Kesimpulan

Jelas berbagai kericuhan yang terjadi pada PON kali ini sungguh amat sangat mencoreng nilai sportivitas dalam pertandingan olahraga. PON yang diselenggarakan di Jabar ini, juga termasuk kedalam ajang PON terburuk sejak perkhelatan PON pertama kali dilakukan tahun 1948 lalu.

COMMENTS

loading...
Nama

#PrayforAleppo,4,10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,2,2 tahun jokowi-JK,3,30 September,2,Aa Gym,1,Aceh,3,Aceng Rahmat,1,Administrasi,2,adversity quotient,2,Agung,1,agus yudhoyono,5,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,25,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,10,ahok tersangka,5,ahok tidak boleh jadi gubernur,3,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,AIMI,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,Akbar Hashemi Rafsanjani,1,aksi 121,2,Aksi 1212,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,22,aksi 312,1,aksi 412,2,Aksi Bela Islam,1,aksi bela islam jilid III,6,aksi BEM,1,aksi damai 212,7,aksi damai bela islam III,8,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mahasiswa 121,2,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,4,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,Aleppo,2,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,anak bermain,1,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,Anak korban perang di Suriah,1,analytics,1,Angelius Wake Kako,1,Anies Baswedan,9,Anton Charliyan,1,ASI,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,2,Bank,1,Bantuan,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,Bashar,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Bela Rakyat,1,BEM,1,Bendera Tauhid,1,Berita,15,berita terkini Aleppo,3,Biksu,1,binjai sumut,1,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,9,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,brealfie,1,bullying,3,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,3,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,Cagu,1,Cagub-Cawagub DKI,2,calon gubernur dki,4,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,2,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,Cristiano Ronaldo,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,Database,1,debat gubernur jakarta,3,debat pilkada jakarta,5,Debat Terbuka,2,Debat Terbuka Perdana,2,Demo,2,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,Demo FPI 161,3,demo mahasiswa,3,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,desain rupiah baru,5,Detik,1,dialog nasional,1,Din Syamsuddin,2,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,djarot,3,Doa,3,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dr Utami Roesli,1,Drama,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,10,Email,1,Enni Sri Hartati,1,Epilog,1,Erdogan,3,Fahmi Darmawansyah,1,fashion,1,Fatwa MUI,2,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,FPI,8,FPI ditolak,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,Gadis Cacat,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Geografi,2,Gerindra,1,Globalisasi,1,GMBI,5,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,Gubernur Jambi,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,Habib Rizieq,6,habib rizieq shihab,12,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,Hari Ibu,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hotel Novita Jambi,1,Hubungan,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,108,Ibu,1,ibu dan anak,3,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,Imam Besar FPI,2,Imam Besar Pemimpin Republik Indonesia,1,Imam Prasodjo,1,Iman,1,IMD,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inneke Koesherawati,1,Inspirasi,2,Internasional,2,Internet,2,Investasi,1,Ira Koesno,1,Iran,1,ISIS,1,Islam,1,islamophobia,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,319,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,janji kandidat gubernur jakarta,1,Jaringan,1,Jasmani,1,Jatuh,2,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kanker payudara,1,kapal induk,1,Kapolda Jabar,1,Kapolda Jawa Barat,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,4,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,4,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,Kepulauan Seribu,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,21,Kesehatan Mata,1,kesehatan wanita,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,2,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komnas HAM,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,2,Komunikasi,1,Konflik,1,konflik suriah,3,Konsolidasi,1,Konstitusi,1,Konsultasi Syari'ah,2,Koperasi,1,korban terorisme,1,Korupsi,1,KPK,1,KPU DKI,1,Kucing,2,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,kuliner,1,Lafadz Alloh,1,Lagu,1,Laut Hitam,2,liburan,1,Lingkungan,4,Literasi,1,LSM,1,lukas enembe,1,Lukisan,1,Mabes Polri,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,Mahasiswa,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Majelis Ulama Indonesia,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,Makar,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,2,manfaat daun patah tulang,1,Mantan,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Maulid Nabi,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,menyusui,3,Metrotv,1,MK,1,Moderator,1,MUI,5,Muslim Rohingya,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,2,Negara,2,Norma,1,ojk,1,Olahraga,40,om telolet om,1,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,145,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,7,Organisasi,1,ormas,1,Ormas Dayak,1,otomotif,2,pahawan di uang rupiah,4,pahlawan dalam rupiah baru,5,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,Panelis,1,Panggil,1,panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa,1,Pantun,1,parenting,18,pasangan suami istri,3,pasien panti rehabilitasi disiksa,1,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pembunuhan pulomas,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,5,Penembakan,1,pengasuhan anak,10,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,53,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,Pengungsi Rohingya,1,pengusaha dan penguasa,1,Pengusiran,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penistaan Agama,2,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,penyakit lupus,1,Perang Narkoba,1,perang Suriah,4,perdukunan,1,pergantian desain uang rupiah,4,Peringatan,1,Peristia,1,Peristiwa,57,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,Pesawat Militer Rusia,2,Peserta,1,Pilgub DKI Jakarta,1,pilkada DKI,8,Pilkada Jakarta 2017,101,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Polisi,1,Politik,23,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,PP-PMKRI,1,ppatk,1,Prabowo,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,Presiden,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,2,Presiden Turki,1,Produk Mengandung Babi,1,program anies-sandi,1,program cagub DKI,2,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,3,Puisi,54,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reformasi,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,rumah tangga,1,Rupa,1,rupiah baru,5,Rusia,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,5,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,13,Sejarah Jakarta,1,Sejarah Natal,1,Sel,1,selingkuh,1,Seni,2,Sepak Bola,1,Serba-serbi,4,sertifikat halal,3,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,Sholat Shubuh,2,si buni yani,1,Sidang,3,Simbol Haji,1,Sintang,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,14,spanduk menolak wayang,1,srebrenica,1,Sri Mulyani,2,stasiun televisi,1,Statistika,1,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Suriah,6,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,sylviana murni,3,Tabligh Akbar,2,tabligh akbar istiqlal,1,Tahanan Perempuan,1,tahun baru,2,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,11,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,Tengku Zulkarnain,1,tentang islam,1,terhangat,1,Terkini,4,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,3,tolak reklamasi,2,Tour Jakarta,1,tragedi suriah,1,Turki,2,uang baru,2,uji materi UU Pilkada,1,Ulos,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,2,Ustadz Bachtiar Nasir,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,Vespa,1,video,68,Wafat Saat Sujud,1,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wali Kota Jambi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wayang,2,wayang kulit,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,Wirausahawan,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,Yayat Supriyatna,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,2,
ltr
item
Ngelmu.com: Kerciuhan Demi Kericuhan Nodai PON XIX Jawa Barat
Kerciuhan Demi Kericuhan Nodai PON XIX Jawa Barat
https://3.bp.blogspot.com/-4HMtT5GwGEE/V-jBYIL07wI/AAAAAAAAAY8/-RSecopSwR4mZ1-4P42vh-mHLh_k7mNSwCK4B/s640/PON.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-4HMtT5GwGEE/V-jBYIL07wI/AAAAAAAAAY8/-RSecopSwR4mZ1-4P42vh-mHLh_k7mNSwCK4B/s72-c/PON.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/09/kerciuhan-demi-kericuhan-nodai-pon-xix.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/09/kerciuhan-demi-kericuhan-nodai-pon-xix.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy