6 Trik Licik Ahok Jebol Tembok Ngobrol Umat Islam Melalui Isu Penistaan Agama


Ngelmu.com - Cara paling efektif bagi Ahok dan tim untuk menerobos masuk kamar-kamar privat obrolan umat Islam adalah via jalan aksi penuh sensasi yang bisa viral melalui media sosial. Jalan ini harus segera ditempuh untuk kembali merebut simpati publik usai sejumlah survei terkait pilkada Jakarta 2017 menyatakan elektabilitas petahana konsisten turun 10% pada bulan September-Oktober.

Aksi sensasinya adalah dengan sengaja menyebarkan potongan cuplikan sambutan Ahok saat berbicara di hadapan warga Kepulauan Seribu pada Selasa (27/9).



Saat itu sebenarnya Ahok sedang menjelaskan program kerja sama Pemerintah Provinsi DKI dan Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dalam bidang perikanan, termasuk memberikan bantuan 4.000 benih ikan kerapu. Tapi kesempatan ini dimanfaatkan Ahok untuk menyinggung isu politik pilkada Jakarta.

Potongan video itu lantas menjadi viral dan menerebos masuk kamar perbincangan hampir di seluruh kantung-kantung obrolan privat umat Muslim, bukan hanya Jakarta tapi dunia. Atmosfir penghinaan langsung menohok relung jantung kantung-kantung media sosial umat Islam. Reaksi berlebihan justru yang diharapkan agar episode ceritanya terus berlanjut.

Ujungnya sudah bisa diterka. Beberapa saat kemmudian Ahok memberikan klarifikasi dan menyampaikan potongan lengkap "ceramahnya". Atmosfir petahana jadi korban fitnah menyeruak ke angkasa dan mulai membalikkan keadaan, coba merenggut kembali simpati publik.



Salah satu yang menjadi penting bagi umat muslim adalah mengetahui, bagaimana cara Ahok dan tim bisa masuk hingga ke lorong-lorong kampung obrolan privasi umat Islam.

Untuk memahaminya, kita bisa merujuk ke salah satu pendekatan yang telah dijabarkan oleh Jonah Berger dalam bukunya Contagious, Why Things Catch On.

Setidaknya ada 6 Faktor yang bisa menjelaskan mengapa aksi kontroversi Ahok bisa menyebar cepat.


1. Mata Uang Sosial


Salah satu yang bisa membuat viral sebuah konten atau aksi karena ia mengandung mata uang sosial (Social Currency) di dalamnya. Mata uang sosial itu adalah sesuatu yang bernilai di tengah masyarakat sehingga layak dibagikan ke mana-mana.

Bagi yang membagikan ia merasa menjadi pemberi peringatan atau menjadi adviser bagi para kolega dan sahabatnya. Si penerima pesan juga merasa perlu membagikan lagi kepada jaringannya karena merasa pesan ini sangat berharga dan perlu disebarluaskan.

Aksi atau pesan ini seakan memiliki mata uang sosial di tengah masyarakat. Bagi fans dan pengikut Ahok yang non muslim, mereka akan memviralkan ini karena pesan jangan membawa-bawa agama tapi lihat kualitas kerja memiliki mata uang sosial yang layak disebarluaskan.

Sementara bagi pembela Ahok dari kalangan muslim, aksi ini membawa pesan berharga bahwa waspadailah para ulama dan ustadz yang menunggangi acara dan pesan keagamaan demi kepentingan politik semata.

Sementara bagi kalangan rival Ahok, Aksi ini makin menyampaikan pesan bahwa waspadailah para ulama yang melakukan pembodohan umat Islam melalui Al Quran surat Al Maidah ayat 51. Selanjutnya, bagi masyarakat muslim pada umumnya, aksi ini minimal akan memuat gaduh lalu menimbulkan perdebatan di internal muslim dan diharapkan terjadi perdebatan yang tak berujung namun menimbulkan banyak luka perasaan dan prasangka. Ujungnya adalah menghembuskan atmosfir keraguan di kalangan masyarakat muslim.


2. Pemicu


Sebuah aksi atau konten bisa menjadi viral karena ada pemicu atau "Trigger"nya. Mulai masuknya sosialisasi para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta adalah salah satu pemicu yang memiliki bobot berita "news value" yang tinggi di mata media massa dan publik.

Hasil beberapa survei yang menyatakan elektabilitas petahana anjlok seperempatnya hanya dalam sebulan terakhir salah satunya akibat konten-konten beraroma SARA juga menjadi "trigger" yang efektif.

Aksi Ahok yang demikian itu seakan meledak pada saatnya, saat pemicu dan triggernya efektif bekerja, suasananya mendukung.


3. Membangkitkan Emosi


Unsur yang membuat sebuah aksi atau konten tersebar bak wabah adalah karena mengandung topik yang bisa membangkitkan sisi emosional audiens dan publik.

Tuduhan penghinaan dan penistaan agama sudah pasti akan menjadi agen pemicu yang efektif membangkitkan emosi publik khususnya masyarakat muslim yang tidak mendukung Ahok. Sementara bagi muslim yang mendukung Ahok, Aksi dan konten seperti ini juga akan mengaduk-aduk dan membangkitkan reaksi keras penuh emosi. Pasalnya mereka kerap dipertanyakan level keislamannya minimal diragukan pemahaman keislamannya. Ini pasti kondisi yang mengaduk-aduk emosi. Perlu diakui, Ahok dan tim sangat ciamik memainkan perasaan umat Islam.


4. Distribusi Masif


Salah satu kunci aksi dan konren menjadi viral yang karena masuk ke semua jalur distribusi komunikasi yang ada. Aksi Ahok ini telah berhasil memancing media massa menempatkannya menjadi salah satu headlines.

Sementara aksi dan konten ini, juga sangat efektif menerobos masuk ke semua jalur kantong-kantong di kamar-kamar sosial media, baik di facebook (FB), whasstapp, Black Berry Messanger (BBM), youtube, instagram dan twitter.


5. Petunjuk Praktis


Salah satu unsur yang membuat viral adalah konten itu memuat Petunjuk Praktis. Nah petunjuk praktis yang ada di dalam aksi Ahok adalah untuk waspada terhadap seruan yang dibawa oleh pemuka agama dan ajakan berpikir kritis bahwa ini masalah memperbaiki Jakarta, bukan masalah agama.

Ujung-ujungnya agar terobati rasa penasarannya akan apa yang sebenarnya terjadi, para netizen atau publik akan "dipaksa" menonton keseluruhan ceramah Ahok sehingga pesan adanya petunjuk praktis di dalamnya kemudian menjelma menjadi sebuah tips yang layak disebar dan dibagikan.


6. Kisah Yang Penuh Drama


Unsur penting juga yang membuat konten dan sebuah aksi menyebar bak penyakit menular adalah faktor ceritanya, faktor dramanya. Pada kondisi ini, unsur cerita yang dibangun adalah bagaimana seorang pejuang anti korupsi yang sedang difitnah dan ingin dijatuhkan melalui isu SARA, bukan karena kualitas kerja dan sikap anti korupsinya.

Kisah heroik yang penuh drama ini bak kuda troya yang menjadikan sebuah aksi dan konten menjadi bagian yang menarik dari sebuah pertunjukan panjang sehingga layak untuk diceritakan ulang dari mulut ke mulut, dari jempol ke jempol.

Sementara di sisi lain publik juga sedang dijejali drama reklamasi pantai utara Jakarta yang ujungnya akan dinikmati orang kaya. Bahkan jualan pantai utara Jakarta telah diiklankan hingga ke negeri Cina sehingga muncul kekhawatiran ini sebagai pinntu masuk warga asing menguasai bumi rakyat Jakarta. Selain itu rakyat juga masih dijejali drama pembelian tanah RS Sumber Waras Jakarta yang tak kunjung usai.


Perkara ini makin ramai setelah munculnya petisi bertajuk "Ahok Jangan Lecehkan Ayat Al-Quran!" di Change.org. Kurang dari 24 jam, petisi yang digagas akun Irfan Noviandana itu sudah menuai lebih dari 31 ribu dukungan, Kamis malam (6/10).

Di linimasa Twitter keriuhan pun tercipta. Kata kunci "Basuki Tjahaja Purnama" dan "Al Maidah" ikut masuk Tren Twitter Indonesia, Kamis (6/10). Kecaman terhadap Ahok pun berdatangan.

Baca Juga Sebelumnya:

1. Eep: Fokus Pada Inkompetensi Petahana, Jangan Isu SARA

2. Puncak Tertinggi Toleransi Adalah Saling Hormat Dan Hubungan Sosial

3. Anies Ternyata Jahat

4. Eep prediksi Anies-Sandi Unggul Putaran Pertama, Jebakan Batman Agar Terlena?

5. Ini Jawaban Saya

6. Inilah Deretan Artis Cantik Pendukung Ahok

7. Menuju DKI 1, Kita Lihat Pendapat Mereka Tentang Ahok

COMMENTS

loading...
Nama

#PrayforAleppo,4,10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,2,2 tahun jokowi-JK,3,30 September,2,Aa Gym,1,Aceh,3,Aceng Rahmat,1,Administrasi,2,adversity quotient,2,Agung,1,agus yudhoyono,4,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,24,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,10,ahok tersangka,5,ahok tidak boleh jadi gubernur,3,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,AIMI,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,Akbar Hashemi Rafsanjani,1,aksi 121,2,Aksi 1212,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,22,aksi 312,1,aksi 412,2,Aksi Bela Islam,1,aksi bela islam jilid III,6,aksi BEM,1,aksi damai 212,7,aksi damai bela islam III,8,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mahasiswa 121,2,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,4,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,Aleppo,2,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,anak bermain,1,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,Anak korban perang di Suriah,1,analytics,1,Angelius Wake Kako,1,Anies Baswedan,8,Anton Charliyan,1,ASI,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,2,Bank,1,Bantuan,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,Bashar,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Bela Rakyat,1,BEM,1,Berita,15,berita terkini Aleppo,3,Biksu,1,binjai sumut,1,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,9,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,brealfie,1,bullying,3,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,3,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,Cagu,1,Cagub-Cawagub DKI,1,calon gubernur dki,4,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,2,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,Cristiano Ronaldo,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,Database,1,debat gubernur jakarta,2,debat pilkada jakarta,4,Debat Terbuka,2,Debat Terbuka Perdana,1,Demo,2,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,Demo FPI 161,3,demo mahasiswa,3,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,desain rupiah baru,5,Detik,1,dialog nasional,1,Din Syamsuddin,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,djarot,2,Doa,3,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dr Utami Roesli,1,Drama,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,10,Email,1,Enni Sri Hartati,1,Epilog,1,Erdogan,3,Fahmi Darmawansyah,1,fashion,1,Fatwa MUI,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,FPI,7,gadget,3,Gadget Nokia,1,Gadis Cacat,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Geografi,2,Gerindra,1,Globalisasi,1,GMBI,5,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,Gubernur Jambi,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,Habib Rizieq,4,habib rizieq shihab,9,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,Hari Ibu,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hotel Novita Jambi,1,Hubungan,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,106,Ibu,1,ibu dan anak,3,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,Imam Besar FPI,1,Imam Besar Pemimpin Republik Indonesia,1,Imam Prasodjo,1,Iman,1,IMD,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inneke Koesherawati,1,Inspirasi,2,Internasional,2,Internet,2,Investasi,1,Ira Koesno,1,Iran,1,ISIS,1,Islam,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,312,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,janji kandidat gubernur jakarta,1,Jaringan,1,Jasmani,1,Jatuh,2,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kanker payudara,1,kapal induk,1,Kapolda Jabar,1,Kapolda Jawa Barat,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,4,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,4,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,Kepulauan Seribu,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,21,Kesehatan Mata,1,kesehatan wanita,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,2,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komnas HAM,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,2,Komunikasi,1,Konflik,1,konflik suriah,3,Konsolidasi,1,Konstitusi,1,Konsultasi Syari'ah,2,Koperasi,1,korban terorisme,1,Korupsi,1,KPK,1,KPU DKI,1,Kucing,2,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,kuliner,1,Lafadz Alloh,1,Lagu,1,Laut Hitam,2,liburan,1,Lingkungan,4,Literasi,1,LSM,1,lukas enembe,1,Lukisan,1,Mabes Polri,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,Mahasiswa,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,Makar,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,2,manfaat daun patah tulang,1,Mantan,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Maulid Nabi,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,menyusui,3,Metrotv,1,MK,1,Moderator,1,MUI,4,Muslim Rohingya,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,2,Negara,2,Norma,1,ojk,1,Olahraga,40,om telolet om,1,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,145,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,7,Organisasi,1,ormas,1,Ormas Dayak,1,otomotif,2,pahawan di uang rupiah,4,pahlawan dalam rupiah baru,5,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,Panelis,1,Panggil,1,panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa,1,Pantun,1,parenting,18,pasangan suami istri,3,pasien panti rehabilitasi disiksa,1,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pembunuhan pulomas,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,5,Penembakan,1,pengasuhan anak,10,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,53,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,Pengungsi Rohingya,1,pengusaha dan penguasa,1,Pengusiran,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penistaan Agama,2,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,penyakit lupus,1,Perang Narkoba,1,perang Suriah,4,perdukunan,1,pergantian desain uang rupiah,4,Peringatan,1,Peristia,1,Peristiwa,57,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,Pesawat Militer Rusia,2,Peserta,1,Pilgub DKI Jakarta,1,pilkada DKI,8,Pilkada Jakarta 2017,98,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Polisi,1,Politik,23,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,PP-PMKRI,1,ppatk,1,Prabowo,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,Presiden,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,2,Presiden Turki,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,3,Puisi,52,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reformasi,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,rumah tangga,1,Rupa,1,rupiah baru,5,Rusia,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,4,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,13,Sejarah Jakarta,1,Sejarah Natal,1,Sel,1,selingkuh,1,Seni,2,Sepak Bola,1,Serba-serbi,4,sertifikat halal,3,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,Sholat Shubuh,2,si buni yani,1,Sidang,3,Simbol Haji,1,Sintang,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,14,srebrenica,1,Sri Mulyani,2,stasiun televisi,1,Statistika,1,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Suriah,6,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,sylviana murni,2,Tabligh Akbar,2,tabligh akbar istiqlal,1,Tahanan Perempuan,1,tahun baru,2,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,11,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,Tengku Zulkarnain,1,tentang islam,1,terhangat,1,Terkini,4,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,3,tolak reklamasi,2,Tour Jakarta,1,tragedi suriah,1,Turki,2,uang baru,2,uji materi UU Pilkada,1,Ulos,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,2,Ustadz Bachtiar Nasir,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,Vespa,1,video,62,Wafat Saat Sujud,1,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wali Kota Jambi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,Wirausahawan,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,Yayat Supriyatna,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,2,
ltr
item
Ngelmu.com: 6 Trik Licik Ahok Jebol Tembok Ngobrol Umat Islam Melalui Isu Penistaan Agama
6 Trik Licik Ahok Jebol Tembok Ngobrol Umat Islam Melalui Isu Penistaan Agama
https://1.bp.blogspot.com/-hdGrXpG3Yoc/V_bpitU-JrI/AAAAAAAAHOM/oUr-yR-ohJI6IpmzwI9h9NlnHNgC6jXkACLcB/s640/Trik%2BLicik%2BAhok%2BJebol%2BTembok%2BNgobrol%2BUmat%2BIslam.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hdGrXpG3Yoc/V_bpitU-JrI/AAAAAAAAHOM/oUr-yR-ohJI6IpmzwI9h9NlnHNgC6jXkACLcB/s72-c/Trik%2BLicik%2BAhok%2BJebol%2BTembok%2BNgobrol%2BUmat%2BIslam.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/10/6-trik-licik-ahok-jebol-tembok-ngobrol-muslim.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/10/6-trik-licik-ahok-jebol-tembok-ngobrol-muslim.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy