Jelas-Jelas Penipuan, Investasi Odong-Odong Terbukti Masih Banyak Peminatnya

SHARE:


Mungkin Anda sulit percaya bagaimana seseorang tanpa pendidikan yang jelas bisa menipu uang sampai milyaran bahkan trilyunan dari banyak orang.  Bukan, kita bukan sedang membicarakan para koruptor BLBI yang sampai sekarang hidup tenang di negara asalnya sana. Kita sedang berbicara tentang para con man yang sukses menipu ribuan orang untuk menjadi nasabah investasi odong-odong miik mereka.

Membaca sebuah percakapan di salah satu grup WA saya, ada seseorang yang sempat mempromosikan sebuah “koperasi” tempat ia “berinvestasi”. Maaf, bukannya mau menghina, tapi ketika orang tersebut memberikan foto sang “kiyai” yang merupakan pengelola koperasi tersebut, saya sungguh geleng-geleng kepala. Tapi ya bagaimana, Om Kanjeng Dimas dan Jaya Komara yang sudah meninggal dunia, mantan “ustad” pemilik koperasi langit biru yang sempat menggoncang Indonesia juga boro-boro perlente, ganteng saja tidak. Memang tidak baik menilai buku hanya dari sampulnya, tapi sebaiknya jangan naif juga, mentang-mentang ada orang yang menggelari diri sebagai “ustad” atau “kiyai” main percaya saja untuk menyerahkan uang kepadanya untuk “diinvestasikan”.

Sebagian besar investasi odong-odong yang ada di Indonesia dan di seluruh dunia menggunakan sebuah sistem yang sama yang ditemukan oleh Charles Ponzi. Karena itu sistem “investasi” ini dikenal luas dengan nama Skema Ponzi.
 
Charles Ponzi
Sekma Ponzi adalah bentuk penipuan berkedok investasi, dimana mekanisme investasi yang ditawarkan yaitu investor lama mendapatkan keuntungan investasi yang berasal dari uang investor baru, dimana investor baru biasanya tergiur karena janji imbal hasil yang tinggi dengan disertai "succes story" atau testimoni investor lama. Dalam skema Ponzi ini, kalau investor baru tidak tercipta atau berhenti menyerahkan uangnya maka skema ponzi akan ambruk.

Dari semua kasus tersebut, semuanya sama yaitu akan ambruk ketika tidak ada dana segar dari para investor baru. Biasnya hal ini ditandai dengan mulai tersendatnya pembayaran imbal hasil investasi yang semula dijanjikan, kemudian setelah itu kasusnya sama sang pemilik akan kabur dan ditangkap polisi kemudian berakhir dengan sang penipu mendekam di penjara, sementara korban penipuan hanya bisa merelakan saja uangnya lenyap begitu saja bersama dengan skema ponzi yang memang murni penipuan. Tapi ada juga pada beberapa kasus sang pemilik cukup lihai dan bisa kabur sehingga tidak terjerat hukum dan bisa menikmati hasil penipuannya.

Skema ponzi memang sangat menguntungkan untuk investor-investor awal. Selama ada anggota baru yang masuk, investor awal dipastikan akan menerima imbal hasil investasi yang tinggi. Karena itulah mereka bisa menjual kisah sukses mereka kepada calon-calon investor lain. Investor awal biasanya adalah pihak yang aktif melakukan perekrutan kepada calon-calon nasabah. Mereka akan memperoleh bonus tambahan dari hasil perekrutan itu. Investor awal juga biasanya relatif kecil risikonya. Paling tidak mereka sudah “balik modal” jika suatu saat skema penipuan ini runtuh. Cukup menggiurkan, bukan?

Tapi dalam beberapa kasus, penipuan dengan skema ponzi ini saking besar cakupannya, terkadang sampai tidak diketahui lagi siapa pimpinan pucuk teratas yang mengetuai skema tersebut. Bahkan banyak kasus di mana “perusahaan” yang menjalankan skema ini tidak memiliki alamat yang jelas. Banyak skema ponzi yang dijalankan hanya melalui internet. Kalau sudah begitu yang menjadi sasaran para nasabah yang tertipu tentu saja adalah orang yang merekrut mereka. Sedihnya, biasanya para nasabah skema ponzi melakukan perekrutan di kalangan orang-orang terdekat mereka sehingga saat skema penipuan ini hancur, hancur jugalah hubungan kekeluargaan atau persahabatan di antara para nasabah ini.

Sebenarnya sangat mudah untuk mengetahui apakah sebuah “investasi” ini merupakan penipuan atau bukan. Tapi sayangnya sudah menjadi sifat manusia suka dengan hal-hal yang instan. Investasi yang memberikan imbal hasil tinggi dengan iming-iming tanpa risiko sudah bisa dipastikan merupakan penipuan. Tetapi kenyataannya jargon-jargon tersebut adalah yang paling diminati oleh masyarakat.

Sebenarnya ciri-ciri investasi bodong yang paling mudah diketahui adalah persentase imbal hasil yang jauh dari suku bunga deposito perbankan yang sedang berlaku. Ada investasi yang berani menawarkan bunga 5-10% per bulan atau 60-120% per tahun. Ini jelas tidak masuk akal. Terlebih lagi jika dijanjikan bahwa investasi tersebut bebas risiko.

Bagan mudah untuk mengenali ciri-ciri penipuan Skema Ponzi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri sudah memberikan arahan kepada masyarakat mengenai ciri-ciri investasi bodong ini:

1. Imbal hasil yang di luar batas kewajaran dalam waktu singkat
2. Penekanan utama pada perekrutan
3. Tidak dijelaskan bagaimana cara mengelola investasinya
4. Tidak dijelaskan underlying usaha yang memenuhi asas kewajaran dan kepatutan di sektor investasi keuangan
5. Tidak jelasnya struktur kepengurusan, struktur kepemilikan,struktur kegiatan usaha dan alamat domisili usaha
6.Kegiatan yang dilakukan menyerupai money game dan skema ponzi. Menyebabkan terjadinya kegagalan untuk mengembalikan dana masyarakat yang diinvestasikan
7. Bila ada barang, kualitas barang tidak sebanding dengan harganya.
8. Bonus dibayar hanya bila ada perekrutan

Tidak jarang orang-orang yang bergerak dalam bisnis penipuan ini menggunakan kedok sebagai orang yang soleh dan beragama. Tampaknya gelar ustad atau kiyai memang masih memiliki nilai tambah tersendiri dalam masyarakat Indonesia yang agamis. Tapi sayang sekali masyarakat yang agamis ini sangat minim pengetahuannya mengenai ekonomi yang sesuai syariah Islam, terutama yang terkait dengan riba. Padahal investasi bodong yang menawarkan imbal hasil yang pasti dan ada jaminan tidak akan rugi setidaknya sudah melanggar ketentuan dan merupakan perbuatan riba. Tapi karena investasi tersebut dijalankan oleh seorang “ustad” atau “kiyai”, masyarakat lantas menganggapnya sebagai sesuatu yang sudah pasti sesuai syariat Islam.

Beberapa kasus penipuan berkedok investasi yang menjadi headline baik di dunia maupun di dalam negeri adalah:

Penipuan oleh Bernie Madoff di Amerika Serikat
Bernie Madoff

Skandal penipuan Ponzi berkedok investasi yang paling mengguncang di abad ke 21 mungkin adalah yang dilakukan oleh Opa Madoff ini. Sebagai pengelola dana yang hanya menerima nasabah jetset, klien-klien Madoff bukanlah orang sembarangan. Madoff sendiri juga bukan sosok yang sembarangan. Ia pernah menjabat sebagai petinggi Nasdaq dan seorang manager keuangan jempolan.

Ia mulai membangun firma Wall Street, Bernard L. Madoff Investment Securities LLC pada tahun 1960 dan merupakan direkturnya sampai tanggal 11 Desember 2008, ketika ia ditahan dan didakwa atas penipuan sekuritas. Pada tanggal 12 Maret 2009, Madoff mengaku bersalah atas 11 tuduhan kejahatan menipu ribuan investor melalui skema Ponzi secara besar-besaran. Penyidik federal memperkirakan kerugian para nasabah termasuk keuntungan palsu bernilai hampir US$65 miliar. Walaupun pada awalnya ditahan di apartemennya di Manhattan, namun Madoff akhirnya dipenjarakan setelah bandingnya diterima di mahkamah terbuka. Ia mungkin terpaksa menghabiskan sisa hidupnya dalam penjara, serta dituntut membayar ganti rugi sebanyak US$170 miliar.

Penipuan Koperasi Langit Biru oleh Jaya Komara
Jaya Komara

Sebelum berdiri, Koperasi Langit Biru bernama PT Transindo Jaya Komara (TJK). Jenis usaha mereka adalah pengelolaan daging dan hasil peternakan, bekerja sama dengan 62 penyuplai daging sapi. Perusahaan itu milik Jaya Komara, seorang mantan penjual kerupuk.

Setelah itu, TJK kemudian bertransformasi menjadi Koperasi Langit Biru atau KLB pada Januari 2011. Seluruh kegiatan KLB dipusatkan di sebuah kantor yang beralamat di Perum Bukit Cikasungka Blok ADF Nomor 2-4, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang; dan kantor cabang di Jalan BKT Raya, Gang Swadaya VI Nomor 1 RT 008/RW 01, Rawa Bebek, Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur.

Jaya Komara dalam koperasi ini juga memiliki posisi tertinggi, yakni Direktur Utama. Untuk menjaring investor, PT KLB menawarkan dua paket investasi, yakni investasi paket kecil dan investasi paket besar. Investasi paket kecil bernilai Rp 385.000 atau setara dengan harga 5 kilogram daging dan investasi paket besar dengan nilai Rp 9,2 juta atau sama dengan 100 kilogram daging sapi.

Profit yang didapat pada investasi paket kecil yang ditawarkan KLB adalah Rp 10.000 per hari. Angka itu akan dibagi kepada perusahaan Rp 9.000, sementara investor Rp 1.000. Dengan demikian, dalam satu bulan, investor mendapat profit sebesar Rp 150.000.

Adapun investasi paket besar dibagi lagi ke dalam dua pilihan, yakni investasi non-Bonus Kredit Sepeda Motor (BKSM) yang bonusnya senilai Rp 1,7 juta per bulan (dari bulan ke-1 sampai ke-9). Memasuki bulan ke-10, investor akan langsung mendapat bonus Rp 12 juta. Pada bulan ke-24, investor juga dijanjikan akan mendapat keuntungan Rp 31,2 juta.

Dengan tawaran yang menggiurkan itu, KLB akhirnya berhasil menghimpun 125.000 anggota dengan nilai total investasi mencapai Rp 6 triliun. Pihak KLB menjanjikan bahwa dana investasi itu akan diputarkan untuk menjalankan bisnis di daerah Tulung Agung, Jawa Timur. Namun, dari hasil penelusuran aparat kepolisian, bisnis di Tulung Agung ternyata tidak menghasilkan dan selama ini KLB bekerja gali lubang-tutup lubang atau hanya mengandalkan uang setoran investor baru yang masuk untuk membayar bonus investor lama.

Aktivitas penyerahan bonus akhirnya macet pada bulan Januari 2012 sehingga sejumlah investor mengadukan persoalan ini ke Polres Tangerang Kabupaten. Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan KLB pun kini sudah dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

Kasus KLB ini sempat heboh setelah bos koperasi ini, Jaya Komara dikabarkan tewas gantung diri di tahanan polisi.

MMM oleh Sergei Mavrodi
Sergei Mavrodi

Mavro Modial Moneybox atau yang lebih dikenal dengan sebutan Manusia Membantu Manusia (MMM) dalam Bahasa Indonesia adalah sebuah skema penipuan berbasis online yang berasal dari Rusia dan berkembang nyaris di seluruh dunia termasuk Indonesia. Penciptanya adalah seorang pria bernama Sergei Mavrodi. Sergei ini sebenarnya merupakan seorang penjahat yang pernah dihukum penjara di Rusia atas kasus penipuan ponzi. Tetapi dengan kelihaiannya ia dapat mengembangkan “bisnis” penipuannya ke negara-negara lain.

MMM menjanjikan imbal hasil 30 persen dalam sebulan dari nilai investasi nasabah. Jadi, jika seseorang menyetor dana Rp 1 juta, maka akan mendapat keuntungan Rp 300 ribu di bulan berikutnya. MMM cukup menarik minat masyarakat Indonesia karena menawarkan skema cepat kaya tanpa kerja. Selain itu, MMM juga mencoba menyentuh psikologis masyarakat bahwa dengan dana yang disetorkannya, seseorang telah membantu orang lain untuk kegiatan yang mulia.


Selain contoh di atas, masih banyak penipuan-penipuan lain yang berkedok investasi. Sobat Ngelmu yang pintar-pintar harus tetap waspada karena yang namanya penipu selalu punya cara untuk mencoba mengelabui mangsanya.

COMMENTS

Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,1,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,19,aksi 312,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,6,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,76,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,204,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,kjp,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,114,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,33,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,34,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,51,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,20,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,33,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,3,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,17,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Jelas-Jelas Penipuan, Investasi Odong-Odong Terbukti Masih Banyak Peminatnya
Jelas-Jelas Penipuan, Investasi Odong-Odong Terbukti Masih Banyak Peminatnya
http://i.quoteaddicts.com/media/quotes/2/60283-ponzi-scheme.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/10/jelas-jelas-penipuan-investasi-odong.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/10/jelas-jelas-penipuan-investasi-odong.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy