Mahasiswa Tuntut 5 Hal di Anniversary Kedua Pemerintahan Jokowi-JK

SHARE:

5 tuntutan mahasiswa di ulang tahun kedua pemerintahan Jokowi-JK

Ulang tahun kedua pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla diwarnai oleh aksi demonstrasi oleh para mahasiswa. Meskipun minim pemberitaan, aksi mahasiswa ternyata bukan hanya terjadi di depan Istana Negara Jakarta saja. Tampaknya gerakan mahasiswa ini terjadi juga di provinsi-provinsi lain di seluruh negeri.

Minimnya pemberitaan mengenai aksi demonstrasi ini bisa dimaklumi. Media tampaknya lebih suka mengangangkat obrolan para pakar mengenai keberhasilan pemerintah. Yah, tidak bisa disalahkan juga, sebab tidak bisa dipungkiri bahwa pemerintahan Jokowi-JK juga memiliki prestasi-prestasinya sendiri, sama seperti pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

Berbagai elemen mahasiswa dari seluruh Indonesia hadir dalam unjuk rasa tanggal 20 Oktober 2016

 Aksi demonstrasi mahasiswa sendiri terjadi karena mahasiswa ingin mengoptimalkan posisinya sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus poros tengah yang menyambungkan lidah rakyat dan memberitakan kebenaran tentang ekspektasi kebijakan dengan kenyataan di lapangan. Mahasiswa sendiri mengajukan lima tuntutan kepada pemerintah yang selama 2 tahun belakangan ini menurut mereka belum optimal dalam menanggulangi masalah-masalah bangsa.

Koordinator Lapangan Aksi Nasional BEM SI, Rizky Fajrianto mengatakan, aksi demonstarai ini dilaksanakan oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lima tuntutan mahasiswa kepada pemerintahan Jokowi-JK adalah:
1.       Menindak tegas mafia kasus kebakaran hutan dan lahan.
2.       Tolak reklamasi teluk Benoa dan teluk Jakarta. 
3.       Tolak tax amnesty yang tidak pro rakyat.
4.  Tolak perpanjangan izin ekspor konsentrat setelah Januari 2017 dan komitmen terhadap usaha hilirisasi minerba.
5.       Cabut hukum kebiri, selesaikan akar permasalahan kejahatan seksual pada perempuan dan anak.



Mahasiwa menilai bahwa berbagai macam survey yang menunjukkan terjadinya peningkatan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Alih-alih makin sejahtera rakyat justru malah bertambah sengsara.

Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) menyatakan, tahun 2016 ketimpangan sudah mencapai angka 0.41-0.45, dan jika sudah mencapai 0.5 sudah memasuki kesenjangan sosial yang berbahaya bagi kestabilan sebuah negara.

“Presiden tidak efektif mengelola negara karena kabinet tidak solid, kepentingan transaksional oligarkis lebih terlihat. Bahkan, nasionalisme meredup terbukti dengan dipertahankannya seseorang dengan indikasi dwi-kewarganegaraan di dalam kementerian,” tutur Rizky.

Mahasiswa menilai, keberpihakan pemerintahan kepada asing seakan tak terbendung. Kemandirian ekonomi yang dicanangkan dalam nawacita hancur dengan afiliasi yang nampak selama 4 semester ini.

Selanjutnya, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan mencerminkan bagaimana penegakan hukum layaknya jaring laba-laba, hanya menjerat yang lemah dan runtuh terbelah pada yang kuat.

“Pemerintah lebih memihak kepada korporasi dibandingkan kepada asset hutan hujan tropis yang dianugerahkan Tuhan kepada bangsa ini,” tegasnya.

Dikatakan pula bahwa momentum 2 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi-JK merupakan ajang untuk mengevaluasi, mengkontempelasi, menagih, mendesak, serta menuntut janji-janji pemerintah yang tertuang dalam visi misi serta cita-cita dan tujuan negara itu sendiri.


Aksi mahasiswa yang pesertanya berjumlah lebih dari 5000 orang di depan istana tersebut tidak berjalan dengan lancar. Tindakan aparat yang tidak mengijinkan mereka menuju ke depan Istana Merdeka akhirnya mengakibatkan terjadinya penumpukan masa di Medan Merdeka Barat sehingga lalu lintas harus ditutup.

Tuntutan mahasiswa untuk berdialog langsung dengan Presiden atau Wapres juga tidak dikabulkan pihak istana. Sekitar pukul 14.00, harapan BEM SI bertemu dengan presiden muncul. 15 perwakilan mahasiswa diterima, namun Kepala Staf Kepresidenan yang menemui. Dalam dialog di dalam pembahasan isu tidak maksimal karena BEM SI mendesak untuk bertemu presiden. Betapa tidak, jalur birokratis dan administratif resmi sudah dijalankan sesuai prosedur, namun presiden masih enggan menemui mahasiswa. Kepala Staf Kepresidenan juga menolak untuk menemui masa aksi untuk memberikan klarifikasi mengapa presiden tidak mau menemui mahasiswa. Beliau berdalih,"Itu urusan anda."

Akibat hal tersebut 15 presiden mahasiswa walk out dari forum dengan luapan kekesalan. Di luar, masa aksi sudah menunggu kehadiran mereka dan sontak terjadi aksi-aksi heroik idiologis karena luapan kekecewaan. Aksi tersebut diantaranya penyembelihan ayam yang darahnya di teteskan diatas foto besar Jokowi-Jk, kemudian bangkai ayam dilempar ke istana. Begitu pula dengan aksi pelepasan tikus-tikus, yang menandakan penegakan hukum yang lemah serta masih dipeliharanya koruptor di Indonesia.

Dalam aksi tersebut, terjadi peristiwa pemukulan terhadap masa aksi yang tidak membawa senjata dan tidak melakukan perlawanan. Terdata 2 orang mengalami bocor kepala akibat hal tersebut. Menjelang selesai, BEM SI melakukan pembakaran kepada topeng serta foto Jokowi-Jk sebagai bentuk matinya hati nurani presiden dan mosi tidak percaya terhadap presiden.

Aksi ditutup dengan sholat berjamaah di jalan perjuangan dan dilanjut dengan pembacaan sumpah mahasiswa Indonesia. Sebagai follow up aksi hari ini, BEM SI mengusung tanda pagar #JokowiSombong dan #PresidenHilang sebagai bentuk kontra argumen terhadap presiden yang lahir dari media ini.

Gerakan Mahasiswa Juga Terjadi di Makasar

Aksi unjuk rasa 5000 mahasiswa di depan Istana Merdeka Jakarta ternyata juga terjadi di Makasar. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) menggelar orasi di depan Museum Mandala, Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka mengevaluasi kinerja 2 tahun pemerintahan Jokowi-JK yang terkesan sebagai pencitraan.

Massa yang berjumlah 30 orang ini membentangkan spanduk-spanduk bertuliskan "Indonesia diambang kehancuran, Selamatkan #evaluasi 2thn Jokowi-JK," dengan spanduk berwarna merah berlatar putih.

Selain itu mengkritisi kinerja 2 tahun pemerintahan Jokowi-JK. Meski para mahasiswa melakukan aksi di ruas jalan, arus lalu lintas di Jalan Sudirman pun terpantau ramai lancar. Polisi membagi ruas pengendara yang melintas dengan mahasiswa yang berunjuk rasa.

Jokowi-Jk: Media's Supreme Leader
Tampaknya ricuhnya aksi demontrasi yang terjadi Kamis 20 Oktober 2016 dan keengganan Presiden Jokowi untuk bertemu dengan perwakilan mahasiswa membuat para mahasiswa masih berang. Perwakilan BEM menuliskan pernyataan di bawah ini yang diberi judul Jokowi-Jk: Media's Supreme Leader

Tahukah anda penampang gunung es ? Ya, muncul sedikit di permukaan dan terlihat indah saat dipandang namun bagian yang tenggelam jauh lebih besar dan lebih mengerikan. Ilustrasi ini sekiranya mampu merepresentasikan bagaimana kondisi pemerintahan Jokowi-Jk selama 2 tahun ini. Media memunculkan secara viral berita-berita baik dari kinerja pemerintahan yang jumlah dan efeknya sedikit, tetapi menutupi berita buruk yang lebih besar, bahkan membengkokannya untuk menyerang pihak lain.

Contoh dalam aksi nasional BEM SI kemarin, pemberitaan di media bukan pada substansi melainkan pada celah-celah fitnah seperti kerusuhan dan lain sebagainya. Belum lagi pemberitaan yang menyampaikan masa aksi hanya sejumlah puluhan orang, padahal lebih dari 5000 mahasiswa seluruh Indonesia bertumpah ruah di Jalan Merdeka Barat. Yang lebih fenomenal adalah rilis resmi yang keluar dari media Kepala Staff Kepresidenan yang menyatakan Jokowi menerima masukan dari mahasiswa. Kami menyatakan berita ini adalah pendustaan besar di era reformasi.

Jika presiden bekerja hanya untuk mendengar aspirasi rakyat, kami menyarankan untuk beralih profesi menjadi seorang motivator. Selain mendengar, presiden juga berkewajiban melaksanakan aspirasi rakyat karena presiden berada pada kekuasaan eksekutif.  Rezim ini begitu luar biasa menguasai hampir semua media cetak dan non cetak, itulah kunci kestabilan rezim ini mengelola pemerintahan. Tidak ada satupun media besar yg tidak mereka kuasai, opini terus digalang untuk membangun pencitraan serempak.

Layaknya pribahasa, sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga. Dan kami mahasiswa Seluruh Indonesia, sebagai stakeholder sosial sekaligus mitra kritis pemerintah, siap menjadi batu sandungan untuk menjatuhkannya ketika mengkhianati kepercayaan rakyat.




video

COMMENTS

Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,1,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,19,aksi 312,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,6,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,76,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,204,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,kjp,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,114,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,33,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,34,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,51,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,20,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,33,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,3,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,16,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Mahasiswa Tuntut 5 Hal di Anniversary Kedua Pemerintahan Jokowi-JK
Mahasiswa Tuntut 5 Hal di Anniversary Kedua Pemerintahan Jokowi-JK
https://3.bp.blogspot.com/-kwo0M8WxBqc/WAl5uMz_kFI/AAAAAAAABaM/r24H47b8ZyASDab1ntiKGIwemS1JL7_cwCLcB/s640/demo3.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-kwo0M8WxBqc/WAl5uMz_kFI/AAAAAAAABaM/r24H47b8ZyASDab1ntiKGIwemS1JL7_cwCLcB/s72-c/demo3.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/10/mahasiswa-tuntut-5-hal-di-anniversary.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/10/mahasiswa-tuntut-5-hal-di-anniversary.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy