Mereka "Terkenal" Karena Menista Agama

Indonesia memang bukan negara yang berdasarkan salah satu agama tertentu. Ada enam agama resmi yang diakui di negara ini. Dan apabila melihat perkembangan isu-isu demokrasi dan kebebasan yang makin masif akhir-akhir ini tidak menutup kemungkinan jika suatu saat jumlah agama yang diakui resmi di Indonesia akan bertambah. Kenyataannya agama resmi keenam yaitu Konguchu mengalami pasang surut mengenai statusnya di Indonesia. Sempat “tidak dianggap” pada masa Orde Baru, kedudukan Konguchu sebagai agama resmi “dipulihkan” pada tahun 1998 di masa kepresidenan Alm. Abdurrahman Wahid.

Sementara itu tidak dapat dipungkiri bahwa aliran-aliran kepercayaan yang tidak diakui sebagai agama resmi juga masih banyak dianut oleh masyarakat Indonesia. Pun juga agama-agama lain semisal Yahudi, Baha’i dan Kristen Ortodox. Kenyataannya memang sulit untuk benar-benar menegakkan aturan yang bersifat membatasi dan mendikte mengenai agama atau kepercayaan apa yang boleh/tidak boleh dianut oleh masyarakat.

Kemajemukan dan “kekreatifan” masyarakat Indonesia banyak melahirkan tokoh-tokoh kontroversial yang memberikan tafsiran-tafsiran agama sesuai dengan pemikirannya sendiri. Tidak jarang orang-orang yang “kreatif” ini merasa perlu untuk memodifikasi ajaran agama atau melakukan “penafsiran” yang sangat kreatif karena sering kali sangat bertentangan dengan penafsiran para ahli agama yang kompeten di bidangnya. Sialnya bagi mereka, Indonesia memiliki hukum yang melarang adanya penistaan agama. Meskipun para tokoh berikut ini tidak merasa melakukan penistaan, tetapi tampaknya penafsiran kreatif dan nyeleneh mereka terhadap ajaran agama terpaksa membuat mereka berurusan dengan pihak kepolisian.

     Lia Eden

Di antara tokoh-tokoh kontroversial yang pernah dihukum karena penghinaan terhadap agama, Lia mungkin yang paling kontroversial, unik dan kreatif.

Wanita yang terlahir dengan nama Syamsuriati ini adalah salah satu tokoh paling kontroversial dalam bidang pelecehan agama. Wanita yang mengaku telah menerima wahyu dari Malaikat Jibril sejak tahun 1995 ini sudah kenyang makan asam garam dunia hukum dan sering keluar-masuk bui. Meskipun demikian wanita yang memiliki komunitas “Kerajaan Surga” ini memiliki pengikut yang sangat loyal. Para pengikut Lia juga bukan orang sembarangan. Para pengikutnya yang digelari Salamullah ini terdiri dari pakar budaya, cendekiawan, artis, pemusik dan pelajar.

Pada bulan Desember 1997. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah melarang perkumpulan Salamullah ini karena ajarannya dianggap telah menyelewengkan kebenaran mengenai ajaran Islam. Kelompok ini lalu membalas balik dengan mengeluarkan "Undang-undang Jibril" (Gabriel's edict) yang mengutuk MUI karena menganggap MUI berlaku tidak adil dan telah menghakimi mereka dengan sewenang-wenang.

Lia menganggap dirinya sebagai penyebar wahyu Tuhan dengan perantaraan Jibril. Dia juga pernah menyebut dirinya sebagai reinkarnasi Bunda Maria, ibu dari Isa. Sementara anaknya, Mukti Day adalah reinkarnasi Isa dan Fathun Nur Day sebagai reinkarnasi Musa.

Lia Eden pertama kali berurusan dengan pihak kepolisian pada tahun 2005. Kasus yang menjerat dirinya tersebut akhirnya diputus penjara pada bulan Juni 2006. Lia divonis 2 tahun penjara. Akan tetapi pada bulan Oktober 2007 wanita tersebut sudah berhak menghirup udara kebebasan.

Tidak kapok, pada tahun 2008 Lia mengirimkan surat kepada Presiden SBY untuk mengajak membubarkan agama Islam. Akibat ulahnya tersebut Lia kembali harus mendekam di balik jeruji besi. Pada tahun 2009 Lia divonis menjalankan hukuman 2,5 tahun penjara karena dianggap telah melakukan penghinaan agama.

2     Mantan Bupati Jember Mohammad Zainal Abidin Jalal

Jalal "selamat" dari kasus penistaan agama setelah mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW sombong. Sayang ia harus terjerat kasus korupsi.

Kasus penistaan agama yang menyeret politisi ternyata bukan kali pertama terjadi atas diri Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama. Meskipun tidak mencapai tingkat kontroversi yang sama pada tahun 2010 lalu Mohammad Zainal Abidin Jalal yang menjabat sebagai Bupati Jember sempat dilaporkan ke polisi. Ia dianggap telah melecehkan Nabi Muhammad SAW, dalam ceramahnya di Desa Garahan Kecamatan Silo pada bulan Mei tahun 2010. Pada waktu itu Jalal “terselip lidah” mengatakan bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah orang yang sombong.

Akan tetapi kasus yang ditimpakan kepada Jalal tidak sampai ke pengadilan. Jalal sendiri telah melakukan klarifikasi atas penyataannya tersebut. Ia mengaku tidak pernah berniat menghina Nabi Muhammad SAW. Saat itu, katanya, yang terlintas dalam benaknya adalah kata "sombong". Namun, pernyataan "sombong" itu lantas diteruskan dengan kalimat, "tetapi sombong yang bagus, walaupun tidak berpunya, tetap memberi kepada orang lain yang memerlukan,". "Jangan diputus-putus pernyataan itu. Saat itu, saya justru bermaksud mengajak masyarakat meneladani perilaku Nabi," katanya.

Jalal bahkan berhasil memenangi pemilihan kepala daerah pada bulan Juli 2010 untuk masa jabatan kedua bersama partnernya Kusen Andalas. Akan tetapi malang pada bulan Februari 2011 Jalal dan Kusen terpaksa dinon aktifkan dari tugasnya sebagai bupati dan wakil bupati. Keduanya harus kembali menghadapi masalah hukum, meskipun bukan berrkaitan dengan penistaan agama. Saat itu Jalal dan Kusen diperiksa terkait kasus korupsi.

3    Ahmad Fauzi
Fauzi kini dirawat di RSJ karena didiagnosa mengalami kelainan jiwa skizofrenia.
Seorang penulis bernama Ahmad Fauzi ditangkap pihak kepolisian setelah dilaporkan oleh sejumlah Ormas Islam seperti FPI, FUI dan ormas Islam lainnya pada bulan September lalu. Fauzi memang telah menulis dan menerbitkan tiga buah buku dengan judul-judul yang sangat “kreatif” dan kontroversial. Jika dilihat dari judul-judulnya memang tidak salah juga jika pria ini dituduh telah melecehkan agama Islam. Berikut adalah tiga buah buku hasil karyanya.

1.       Agama Skizoprenia : Delusi Ketidaksadaran dan Asal Usul Agama.
2.       Agama Skizoprenia : Kegilaan, Wahyu & Kenabian.
3.       Tragedi Incest Adam dan Hawa & Nabi Kriminal.

Selain terkait judul buku-bukunya Fauzi juga dilaporkan atas penghinaan agama akibat status-statusnya di social media yang terlampau nyeleneh terhadap agama Islam.

Kasus ini memiliki perkembangan yang cukup mengejutkan. Setelah diproses ternyata didapati bahwa Fauzi adalah mantan penderita kelainan jiwa skizoprenia. Melalui pemeriksaan oleh pihak psikiater diputuskan bahwa Fauzi yang memang memiliki sejarah kelainan jiwa ini masih menderita penyakit tersebut. Akhirnya alih-alih dipenjara, Fauzi diberikan pertolongan penyembuhan di RSJ Pedurungan Semarang.

Arswendo Atmowiloto

Arswendo Atmowiloto mungkin orang dengan vonis penjara paling lama terkait kasus pelecehan agama.

Bisa dibilang bahwa Arswendo adalah tokoh yang paling lama harus mendekam di balik jeruji besi akibat ulahnya berolok-olok dengan simbol-simbol agama Islam. Kasus Arswendo mendapatkan perhatian luas dari publik karena pelecehan tersebut terjadi di sebuah media masa yang memiliki oplah besar di Indonesia. Saat itu Arswendo adalah pemimpin redaksi di majalah Monitor yang mengeluarkan survey yang menempatkan Nabi Muhammad SAW sebagai tokoh paling terkenal nomer 11 di Indonesia, di bawah nama Arswendo sang pemred.

Kejadian yang terjadi pada tahun 1990 tersebut bertepatan dengan kondisi di mana arus informasi melalui media masa mulai deras. Maraknya pemberitaan di media elektronik tak dapat dipungkiri meningkatkan atensi masyarakat terhadap kasus tersebut. Arswendo dijatuhi hukuman penjara 5 tahun akibat perbuatannya.

Arswendo sebenarnya bukan orang pertama yang harus merasakan dingin lantai penjara akibat “kekhilafan”nya dalam menggunakan simbol-simbol agama sebagai hiburan. Tokoh-tokoh besar yang dikenal sebagai sastrawan di sepanjang sejarah Indonesia pernah terjerumus ke lubang yang sama. Tidak tanggung-tanggung Dr. Soetomo sang pendiri Budi Utomo dan HB. Jassin yang seorang tokoh sastra besar juga pernah melakukan penghinaan terhadap simbol-simbol agama Islam. Jassin bahkan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dari dalam bui. Konon Jassin kemudian justru banyak belajar lagi tentang Islam setelah adanya kasus tersebut.

Tidak bisa dinafikan bahwa atensi masyarakat terkait kasus penodaan agama menjadi salah satu pendorong pengusutan kasus tersebut. Dalam kasus Arswendo misalnya, tidak salah jika dikatakan bahwa vonis penjara yang ditimpakan kepadanya mungkin tidak akan begitu “kejam” jika ia bukan seorang “selebriti” yang dikenal luas dan memperoleh perhatian dari masyarakat. Dan meskipun pada kenyataannya saat ini pasal mengenai penistaan agama merupakan delik pidana yang harusnya disidik oleh kepolisian tanpa memerlukan pengaduan, kenyataannya tidak serta-merta hal itu terjadi. Kalau mau jujur jumlah pelaku kejahatan penistaan terhadap agama yang beredar di media sosial jumlahnya sangat banyak. Biasanya sih orang-orang ini hanya akan menjadi bahan bully oleh netizen, tidak terlalu banyak jumlahnya yang benar-benar ditindaklanjuti oleh kepolisian, apalagi jika tidak ada laporan.


Tetapi Anda sebaiknya pikir-pikir dahulu jika ingin tenar lewat jalur penistaan agama. Kalau Anda sedang sial bukan tidak mungkin Anda akan ditangkap polisi. Meskipun tidak banyak, ada juga “orang-orang biasa” yang harus berurusan dengan hukum akibat kelakuan “unik” menistakan agama. Contohnya seorang remaja asal Tulungagung Jawa Timur yang harus berurusan dengan polisi karena menginjak Al Quran dan mem-posting fotonya di media sosial. Lebih enak menjadi terkenal karena prestasi daripada kontroversi murahan. 

COMMENTS

loading...
Nama

#PrayforAleppo,4,10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,2,2 tahun jokowi-JK,3,30 September,2,Aa Gym,1,Aceh,3,Aceng Rahmat,1,Administrasi,2,adversity quotient,2,Agung,1,agus yudhoyono,5,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,25,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,10,ahok tersangka,5,ahok tidak boleh jadi gubernur,3,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,AIMI,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,Akbar Hashemi Rafsanjani,1,aksi 121,2,Aksi 1212,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,22,aksi 312,1,aksi 412,2,Aksi Bela Islam,1,aksi bela islam jilid III,6,aksi BEM,1,aksi damai 212,7,aksi damai bela islam III,8,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mahasiswa 121,2,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,4,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,Aleppo,2,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,anak bermain,1,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,Anak korban perang di Suriah,1,analytics,1,Angelius Wake Kako,1,Anies Baswedan,9,Anton Charliyan,1,ASI,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,2,Bank,1,Bantuan,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,Bashar,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Bela Rakyat,1,BEM,1,Bendera Tauhid,1,Berita,15,berita terkini Aleppo,3,Biksu,1,binjai sumut,1,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,9,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,brealfie,1,bullying,3,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,3,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,Cagu,1,Cagub-Cawagub DKI,2,calon gubernur dki,4,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,2,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,Cristiano Ronaldo,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,Database,1,debat gubernur jakarta,3,debat pilkada jakarta,5,Debat Terbuka,2,Debat Terbuka Perdana,2,Demo,2,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,Demo FPI 161,3,demo mahasiswa,3,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,desain rupiah baru,5,Detik,1,dialog nasional,1,Din Syamsuddin,2,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,djarot,3,Doa,3,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dr Utami Roesli,1,Drama,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,10,Email,1,Enni Sri Hartati,1,Epilog,1,Erdogan,3,Fahmi Darmawansyah,1,fashion,1,Fatwa MUI,2,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,FPI,8,FPI ditolak,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,Gadis Cacat,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Geografi,2,Gerindra,1,Globalisasi,1,GMBI,5,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,Gubernur Jambi,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,Habib Rizieq,6,habib rizieq shihab,12,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,Hari Ibu,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hotel Novita Jambi,1,Hubungan,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,108,Ibu,1,ibu dan anak,3,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,Imam Besar FPI,2,Imam Besar Pemimpin Republik Indonesia,1,Imam Prasodjo,1,Iman,1,IMD,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inneke Koesherawati,1,Inspirasi,2,Internasional,2,Internet,2,Investasi,1,Ira Koesno,1,Iran,1,ISIS,1,Islam,1,islamophobia,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,319,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,janji kandidat gubernur jakarta,1,Jaringan,1,Jasmani,1,Jatuh,2,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kanker payudara,1,kapal induk,1,Kapolda Jabar,1,Kapolda Jawa Barat,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,4,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,4,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,Kepulauan Seribu,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,21,Kesehatan Mata,1,kesehatan wanita,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,2,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komnas HAM,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,2,Komunikasi,1,Konflik,1,konflik suriah,3,Konsolidasi,1,Konstitusi,1,Konsultasi Syari'ah,2,Koperasi,1,korban terorisme,1,Korupsi,1,KPK,1,KPU DKI,1,Kucing,2,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,kuliner,1,Lafadz Alloh,1,Lagu,1,Laut Hitam,2,liburan,1,Lingkungan,4,Literasi,1,LSM,1,lukas enembe,1,Lukisan,1,Mabes Polri,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,Mahasiswa,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Majelis Ulama Indonesia,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,Makar,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,2,manfaat daun patah tulang,1,Mantan,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Maulid Nabi,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,menyusui,3,Metrotv,1,MK,1,Moderator,1,MUI,5,Muslim Rohingya,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,2,Negara,2,Norma,1,ojk,1,Olahraga,40,om telolet om,1,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,145,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,7,Organisasi,1,ormas,1,Ormas Dayak,1,otomotif,2,pahawan di uang rupiah,4,pahlawan dalam rupiah baru,5,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,Panelis,1,Panggil,1,panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa,1,Pantun,1,parenting,18,pasangan suami istri,3,pasien panti rehabilitasi disiksa,1,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pembunuhan pulomas,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,5,Penembakan,1,pengasuhan anak,10,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,53,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,Pengungsi Rohingya,1,pengusaha dan penguasa,1,Pengusiran,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penistaan Agama,2,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,penyakit lupus,1,Perang Narkoba,1,perang Suriah,4,perdukunan,1,pergantian desain uang rupiah,4,Peringatan,1,Peristia,1,Peristiwa,57,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,Pesawat Militer Rusia,2,Peserta,1,Pilgub DKI Jakarta,1,pilkada DKI,8,Pilkada Jakarta 2017,101,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Polisi,1,Politik,23,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,PP-PMKRI,1,ppatk,1,Prabowo,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,Presiden,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,2,Presiden Turki,1,Produk Mengandung Babi,1,program anies-sandi,1,program cagub DKI,2,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,3,Puisi,54,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reformasi,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,rumah tangga,1,Rupa,1,rupiah baru,5,Rusia,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,5,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,13,Sejarah Jakarta,1,Sejarah Natal,1,Sel,1,selingkuh,1,Seni,2,Sepak Bola,1,Serba-serbi,4,sertifikat halal,3,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,Sholat Shubuh,2,si buni yani,1,Sidang,3,Simbol Haji,1,Sintang,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,14,spanduk menolak wayang,1,srebrenica,1,Sri Mulyani,2,stasiun televisi,1,Statistika,1,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Suriah,6,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,sylviana murni,3,Tabligh Akbar,2,tabligh akbar istiqlal,1,Tahanan Perempuan,1,tahun baru,2,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,11,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,Tengku Zulkarnain,1,tentang islam,1,terhangat,1,Terkini,4,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,3,tolak reklamasi,2,Tour Jakarta,1,tragedi suriah,1,Turki,2,uang baru,2,uji materi UU Pilkada,1,Ulos,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,2,Ustadz Bachtiar Nasir,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,Vespa,1,video,68,Wafat Saat Sujud,1,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wali Kota Jambi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wayang,2,wayang kulit,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,Wirausahawan,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,Yayat Supriyatna,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,2,
ltr
item
Ngelmu.com: Mereka "Terkenal" Karena Menista Agama
Mereka "Terkenal" Karena Menista Agama
https://windujusuf.files.wordpress.com/2015/07/jamaah-aliran-lia-eden.jpg
http://1.bp.blogspot.com/-SYkpbidXM9o/VotXGTdwo4I/AAAAAAAAAQc/h_q3G0z9QUQ/s72-c/Ahmad%2BFauzi%2Bdan%2Bbukunya%252C%2BTragedi%2BIncest%2BAdam%2Bdan%2BHawa%2Bdan%2BNabi%2BKriminal.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/10/mereka-terkenal-karena-menista-agama.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/10/mereka-terkenal-karena-menista-agama.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy