MUI, Ahok dan Pilpres Amerika


Oleh Denny JA

Ngelmu.com - Bolehkan MUI membuat pernyataan bahwa Ahok telah menistakan agama Islam dan menghina ulama? Bolehkan MUI bahkan lebih jauh lagi misalnya menyerukan umat Islam tak memilih Ahok, tapi memilih kandidat lain saja?

Inilah yang kini ramai di ruang publik. Secara resmi MUI membuat pernyataan yang ditanda tangani oleh ketua umumnya. Pernyataan itu memberi pesan bahwa setelah mempelajari kasus dengan cermat, MUI menganggap Ahok sudah menistakan Islam dan ulama, dalam kasus surat Al Maidah di kepulauan seribu.

MUI meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. NAmun MUI juga meminta pemerintah menindak lanjuti kasus ini secara hukum.

Dalam pernyataan itu, MUI TIDAK  membuat pesan jangan memilih atau menyarankan memilih kandidat tertentu.

JIka demokrasi modern yang menjadi rujukannya, jawabnya itu boleh dan sah saja. MUI dibolehkan oleh demokrasi modern untuk memberikan pandangan, himbauan sesuai dengan bidangnya, kepada umatnya. Ini bagian dari hak asasi yang dihormati dalam sistem demokrasi.

Tentu lembaga agama lain dibolehkan juga tidak setuju dengan MUI, dan boleh memberikan himbauan dan rekomendasi sebaliknya.

Yang penting tak ada pemaksaan gagasan di sana. Semua kemudian dikembalikan kepada masyarakat untuk mengambil sikap. Pemerintah juga harus tegas membolehkan keragaman respon, dan melarang sisi kriminalnya saja.

MUI bukan lembaga pemerintahan. Hanya lembaga pemerintahan  yang diharuskan netral.

Melarang MUI bersikap, atau melarang lembaga lain bersikap sebaliknya, itu melanggar hak asasi, dan mencederai sistem demokrasi, baik di tingkat konsep atau pun praktek.

***

Marilah kita lihat apa yang terjadi dalam praktek agama dan politik di Amerika Serikat saat ini. Kebetulan kini di saat yang sama sedang berlangsung pemilu presiden yang sangat hot antara Donald Trump dan Hillary Clinton.

Om Google mempermudah kita melihat apa yang terjadi di sana. Kita lebih mudah mencari dan membaca sendiri bagaimana demokrasi modern itu dipraktekkan.

The American Renewal Organisation, organisasi agama konservatif di Amerika secara terbuka menyatakan pilihan politiknya. Seperti diberitakan Washington Post, 10 May 2016, David Lane, pemimpinnya, menulis surat (email) kepada 100.000 pastor.

Surat itu secara jelas menghimbau para pastor untuk memilih Donald Trump. Dibandingkan dengan Hillary, Donald Trump dianggap lebih bisa mewakili nilai kristiani. Sementara Hillary berdasarkan rekornya lebih banyak memajukan agenda yang terlalu sekuler (Godless agenda).

Namun di saat bersamaan, pemimpin agama lain juga dibolehkan bersikap sebaliknya. Sebanyak 60 pemimpin kristen berkoalisi membuat pernyataan terbuka. Atas nama ajaran Kristiani, Donald Trump harus ditolak. Dengan sendirinya Hillary Clinton menjadi pilihan. Alasannya, karakter dan rekor Donald Trump jauh dari yang diajarkan prinsip kristiani.

Dua kubu yang sama sama ahli agama kristen, sama sama ingin mendasarkan diri pada injil, bersikap bertentangan soal rekomendasi pilihan presiden. Semuanya oke saja dan sah saja.

Sistem demokrasi membolehkan masing masing kelompok agama bukan hanya membuat pernyataan, tapi mengkampanyekan.

Mengapa para pemimpin agama dibiarkan berpolitik? Tidakkah ini berbau SARA? Mengapa mereka selaku pemimpin umat tidak netral? Tidakkah nanti Amerika akan pecah karena isu SARA itu?

Demokrasi dalam konsep ataupun praktek, hanya bisa berjalan dengan memberikan kebebasan warganya untuk berpendapat dan mempengaruhi orang lain. Ketika pemilihan umum dipilih, semua yang terlibat dibolehkan mengkampanyekan agendanya.

Semua pihak dibolehkan melakukan manuver untuk menang dan kalah dengan aneka cara yang dibolehkan aturan demokrasi modern dan hak asasi. Setelah itu biarkan rakyat yang memilih secara bebas.

Dasar dari kebebasan dalam demokrasi modern adalah filsafat yang diungkapkan secara indah oleh Voltaire: Saya tak setuju pendapat tuan, namun hak tuan menyatakan pendapat itu akan saya bela sampai mati.

Kita boleh saja tak suka agama dijadikan dasar memilih atau menolak Trump. Namun kita tak boleh melarang mereka mengkampanyekannya.

Ruang publik milik bersama. Aneka gagasan yang bertentangan dibolehkan dinyatakan bahkan dikampanyekan. Yang tak boleh adalah hate speech, fitnah, kekerasan, penghinaan dan aneka hal lain yang masuk dalam kategori hukum kriminal.

Ketika demokrasi dipilih, apa yang dibolehkan oleh praktek demokrasi jangan dilarang.

***

Agak aneh situasi di pilkada Jakarta hari ini. Reformasi sudah berjalan 18 tahun, tapi ideologi Orde Baru soal SARA masih menghantui. Celakanya ketakutan isu SARA itu juga melanda the so called para pejuang kebebasan, keberagaman, diskriminasi, dll.

Seolah yang boleh dibicarakan dan dikampanyekan hanya program saja. Seolah isu SARA itu porno, tak boleh dibicarakan terbuka. Isu SARA itu "jijik" dan ingin disembuyikan di bawah permadani.

Larangan isu SARA itu memang satu paket dengan ideologi otoritarian model Orde Baru. Pemerintah yang lebih tahu apa yang boleh dan tidak. Warga harus ikut saja. Juga mungkin saat itu, isu SARA dianggap membahayakan NKRI.

Celakanya mitos SARA itu diteruskan sampai kini. Bahkan diyakini pula oleh mereka yg merasa memperjuangkan kebebasan.

Padahal keberagaman yang diperjuangkan harus berangkat dari satu prinsip toleransi. Yaitu menoleransi warga tak hanya beragam soal keyakinan agamanya, tapi juga beragam soal motif memilih pemimpin.

Ada warga memilih pemimpin karena program. Ada warga memilih pemimpin karena karakter. Atau warga memilih pemimpin berdasarkan keyakinan agama. Dan sebagainya dan sebagainya.

Hak asasi dan demokrasi membolehkan semua itu. Silahkan masing masing meyakinkan publik.

Itu sebabnya dalam buku teks mengenai voting behavior, dikenal keragaman prilaku pemilih. Itu riset yang merekam prilaku pemilih di seluruh dunia.

Menyeragamkan prilaku pemilih hanya boleh memilih karena  program saja bertentangan dengan prinsip kompleksitas dunia modern. Dunia tak hanya berisi roti dan program saja.

***

Apakah isu SARA itu akan membuat Indonesia pecah? NKRI terancam? Inilah gaya menakut-nakuti yang diwariskan sejak Orde Baru, dan diteruskan pula hingga 18 tahun reformasi.

Membiarkan warga mengekspresikan gagasannya, bahkan yang berbasis agama sekalipun, justru bagus buat pemimpin. Yang penting pemerintah tegas memisahkan mana yang kriminal mana yang bukan. Yang harus dilarang dengan keras hanya sisi kriminalnya; hate speech, fitnah, kekerasan, pemaksaan, bukan isi gagasannya.

Jika mobilisasi politik aliran dibiarkan, sejauh dalam koridor bukan kriminal, dan pemerintah tegas menerapkannya, justru itu lebih baik untuk Indonesia.

Ke depan, pemimpin akan lebih peka terhadap warga yang dipimpinnya. Pemimpin dipaksa untuk membuka mata: bahwa ia tak hanya memimpin gedung dan Kali Ciliwung. Ia juga memimpin manusia dengan segala subyektivitasnya.

Tentu saja NKRI tetap terjaga. Plus, sang pemimpin lebih berempati dengan apa yang dianggap penting oleh warga, seburuk apapun yang dianggap penting itu, sejauh dibolehkan oleh konstitusi, demokrasi dan hak asasi. *****

COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,1,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,83,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,216,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,42,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,51,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,20,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,36,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,6,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,21,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: MUI, Ahok dan Pilpres Amerika
MUI, Ahok dan Pilpres Amerika
https://3.bp.blogspot.com/-ZYOhKpLYr5M/V_4A6ZN-axI/AAAAAAAAHQo/x4iVpG_0wfUt4XrLVXVlN9sTX9rGaVqDACLcB/s640/Indonesia%2BAS%2BBendera.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-ZYOhKpLYr5M/V_4A6ZN-axI/AAAAAAAAHQo/x4iVpG_0wfUt4XrLVXVlN9sTX9rGaVqDACLcB/s72-c/Indonesia%2BAS%2BBendera.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/10/mui-ahok-dan-pilpres-amerika.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/10/mui-ahok-dan-pilpres-amerika.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy