11 Pelajaran Dari Penemuan Penting Abad Ini: Mi Instan

Meracik mi di museum mi instan di Osaka Jepang. (Foto Miner8.com)

Ngelmu.com - Mi instan benar-benar telah membawa Jepang go internasional karena mi instan tidak hanya makanan nasional, tapi sudah menjadi makanan global.

Kepraktisannya membuat warga dunia berutang besar pada Momofuku Ando, pendiri Nissin Foods sekaligus pencipta mi instan yang sekarang kita kenal.

Apa saja yang kita bisa pelajari dari penemuan mi instan?

1. Kondisi Sulit Justru Menciptakan Peluang

Kondisi Jepang pasca Paerang Dunia Kedua

Setelah Jepang kalah dalam Perang Dunia II, segala bahan pokok menjadi mahal. Terutama bahan makanan. Beras langka. Ramen susah dicari. Kala itu, Menteri Kesehatan Jepang menyarankan warganya makan roti, yang tentu saja gandumnya dipasok dari Amerika Serikat. Hal ini membuat Momofuku Ando bingung.

Ando tersentil dengan komentar sang menteri kesehatan yang mengatakan perusahaan mi yang dipunyai Jepang masih amat kecil dan belum bisa memasok kebutuhan masyarakat.

Sementara faktanya, masyarakat rela berada di barisan antrean panjang di pasar gelap hingga tengah malam, demi semangkuk ramen hangat yang baru dibuat.

Dari pengalaman getir itu, Ando mencoba membuat ramen yang mudah didapat dan harganya murah. Ramen yang bisa disantap oleh siapapun. Terutama bagi mereka yang dompetnya kempes.


2. Kadang Masalah Justru Adalah Pintunya

Menggoreng tempura (foto:speculoosjio.files.wordpress.com)

Ide Ando adalah membuat Ramen yang mudah didapat tapi harganya murah. Terkait idenya itu ia terbentur masalah. Ramen adalah makanan yang tak bisa tahan lama. Selama berbulan-bulan dia coba tuntaskan pekerjaan rumahnya. Yakni  menemukan cara bagaimana ramen bisa bertahan lama, tidak basi dan jamuran.

Suatu hari, Ando melihat istrinya sedang menggoreng tempura. Ando langsung mendapatkan ide.   Ando lalu mencoba menggoreng mi selama beberapa detik, dikeringkan, lalu dikemas. Ando, yang merupakan pendiri Nissin Foods, akhirnya menjual mi instan pertamanya pada 1958.

3. Pada Awalnya Justru Jadi Makanan Mahal

Produk mi instan pertama Chikin Ramen (Foto: www.gurashii.com)

Upaya Ando membuat mie kering akhirnya terwujud. Ia bahkan bisa menambahkan rasa kaldu ayam. Produk mie pertamanya diberi nama Chikin Ramen.

Tapi ada satu masalah lagi. Setelah dihitung-hitung, ongkos produksinya menjadi jauh lebih mahal dibandingkan mie ramen mentah yang ada di pasaran.

Produk mie nya bahkan masuk kategori makanan mewah karena harganya mahal. Tapi Ando tidak menyerah sampai di sini.


4. Keyakinan Jadi Kenyataan


Meski pada awalnya produk mie kering buatan Ando masuk kategori makanan mewah, pada akhirnya mi instan jadi makanan yang merakyat. Keyakinan yang kuat itu membuat segalanya dapat terwujud.

Kondisi dunia mendukungnya. Dari hari ke hari harga gandum menjadi makin murah dan tingkat ekonomi warga Jepang yang membaik. Mi instan akhirnya bisa menjadi produk murah dan terjangkau semua kalangan.

5. Penemuan Awal Pintu Inovasi Terbesar

Inovasi terbesar mi gelas pertama tahun 1971

Pada 1970, Ando pergi ke Amerika Serikat untuk mengurus ekspor mi instan ke negara Paman Sam itu. Ando melihat orang Amerika jarang makan menggunakan mangkok. Ia justru menyaksikan, warga Amerika memakan mi dengan cara mematahkannya jadi dua lalu ditaruh di gelas, kemudian diseduh dengan air panas.

Sumpit nyaris tak pernah digunakan selain oleh warga Asia. Sebagian besar orang di AS makan mi menggunakan garpu.

Inspirasi inilah yang melahirkan inovasi terbesar Ando, yakni noodle cup alias mi dalam gelas. Produk ini mulai dijual Nissin pada 1971.

6. Inovasi Terbesar Tapi Harga Lebih Murah


Secara konsep dan praktik, mi gelas jauh lebih praktis ketimbang mi instan. Jika mi instan perlu direbus, mi gelas hanya perlu diseduh air panas. Ini artinya, konsumen tak perlu menyediakan kompor atau panci untuk memasak. Cukup sediakan air panas dari termos.

Secara ongkos produksi, mi gelas lebih murah ketimbang mi instan karena ukuran mi-nya lebih kecil. Harga jualnya jadi lebih murah. Produk ini membuat Nissin jadi perusahaan yang lebih besar lagi.

7. Umur Produk Inovasi Sampai Kapan?

Data konsumsi mi instan tahun 2015

Tahun 2016, mi gelas memasuki umur 45 tahun. Sebuah umur yang panjang untuk sebuah produk. Ini membuktikan mi instan dan mi instan gelas mampu bertahan dan berhasil jadi bagian penting panganan umat manusia.

Data The World Instan Noodles Association menunjukkan sekitar 97 miliar bungkus mi instan yang terjual pada 2015. Penduduk bumi pada 2015 berjumlah sekitar 7,2 miliar. Ini artinya, setiap orang bumi mengonsumsi 13 bungkus mi instan setiap tahunnya. Wow! (Catatan: tak semua orang mengonsumsi makanan yang kerap dituding tak sehat ini)

Tak bisa dipungkiri kalau mi instan banyak jasanya. Terutama bagi para mahasiswa yang sedang menunggu kiriman uang dari orang tua. Pekerja yang tongpes di akhir bulan. Saat ada bencana alam, mi instan juga jadi logistik andalan yang dikirim untuk para korban termasuk relawan karena kepraktisannya.

8. Pasar Terbesar Justru Di Negara Tetangganya

Cina menjadi negara yang paling banyak mengonsumsi mi instan (Foto: www.npr.org)

Pasar terbesar mi instan adalah Tiongkok bukan Jepang. Pada 2015, Cina mengonsumsi 40 miliar bungkus. Diikuti oleh Indonesia, yang mengonsumsi 13,2 miliar bungkus. Saat ini mi gelas sudah beredar di 80 negara.


9. Adaptasi Itu Kunci

Penampilan salah satu ramen terenak di Chicago AS

Meski tampak sebagai produk sederhana, mi instan tetap melakukan adaptasi agar bisa diterima di seluruh dunia.

Di Amerika suara sruput saat menyantap mie dianggap tidak sopan. Karena itu, bentuk mi-nya lebih pendek.

Berbeda dengan di Jepang dan banyak negara Asia lain, menyeruput mi dengan nikmat hingga mengeluarkan bunyi slurp panjang, adalah bentuk penghormatan. Bentuk mi yang panjang juga mengandung falsafah keberuntungan dan umur yang panjang. 

Di Indonesia, produk mi instan punya saus cabai atau bubuk cabai ke dalam kemasan. Di Eropa, mayoritas orang menghindari rasa pedas. Karena itu, Indomie di sana tak ada saus pedas atau bubuk cabai.

Mi gelas juga berubah sesuai selera pasar. Di Indonesia, mi gelas bukan hanya muncul dalam bentuk mi kuah, namun juga mi goreng, meski agak ribet karena harus membuang kuahnya.

10. Serius Dalam Semua Hal

museum mie isntan di Osaka Jepang

Ando menunjuk Koki Momofuku, anak keduanya, sebagai Presiden Perusahaan di tahun 1999.

Untuk mengisi hari tua, Ando membuka museum mi instan yang bernama Momofuku Ando Instant Ramen Museum di Osaka. Orang Jepang menyambut antusias. Setiap tahun, museum ini dikunjungi oleh sekitar satu juta wisatawan.

11. Inovasi Tiada Henti

Bentuk mi instan yang dibawa astronot Jepang Soichi Noguchi ke luar angkasa (Foto: gaijinagogo.blogspot.com)

Di tangan Koki, Nissin kembali berinovasi. Pada 2005, mereka mengeluarkan produk mi instan yang dikemas dalam wadah kedap udara. Dikemas khusus untuk bekal Soichi Noguchi, astronot Jepang yang berkesempatan pergi ke luar angkasa.

Mimpi Ando agar mi buatannya bisa sampai ke luar angkasa akhirnya tercapai.

Dua tahun kemudian, Ando meninggal dunia karena gagal jantung di usia 96 tahun.

Mi instan terus berkembang hingga ribuan merek dengan beranekaragam rasa mi instan. Dari rasa klasik kaldu ayam, baso sapi, kare, laksa, hingga yang modern seperti mi instan dengan tambahan gojuchang.

Meski banyak penelitian yang menunjukkan mi instan sebagai makanan tak sehat, tapi orang-orang tampaknya masih belum bisa lepas dari jeratan kepraktisan mi instan.



COMMENTS

loading...
Nama

#PrayforAleppo,4,10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,2,2 tahun jokowi-JK,3,30 September,2,Aa Gym,1,Aceh,3,Aceng Rahmat,1,Administrasi,2,adversity quotient,2,Agung,1,agus yudhoyono,5,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,25,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,10,ahok tersangka,5,ahok tidak boleh jadi gubernur,3,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,AIMI,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,Akbar Hashemi Rafsanjani,1,aksi 121,2,Aksi 1212,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,22,aksi 312,1,aksi 412,2,Aksi Bela Islam,1,aksi bela islam jilid III,6,aksi BEM,1,aksi damai 212,7,aksi damai bela islam III,8,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mahasiswa 121,2,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,4,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,Aleppo,2,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,anak bermain,1,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,Anak korban perang di Suriah,1,analytics,1,Angelius Wake Kako,1,Anies Baswedan,9,Anton Charliyan,1,ASI,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,2,Bank,1,Bantuan,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,Bashar,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Bela Rakyat,1,BEM,1,Bendera Tauhid,1,Berita,15,berita terkini Aleppo,3,Biksu,1,binjai sumut,1,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,9,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,brealfie,1,bullying,3,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,3,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,Cagu,1,Cagub-Cawagub DKI,2,calon gubernur dki,4,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,2,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,Cristiano Ronaldo,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,Database,1,debat gubernur jakarta,3,debat pilkada jakarta,5,Debat Terbuka,2,Debat Terbuka Perdana,2,Demo,2,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,Demo FPI 161,3,demo mahasiswa,3,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,desain rupiah baru,5,Detik,1,dialog nasional,1,Din Syamsuddin,2,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,djarot,3,Doa,3,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dr Utami Roesli,1,Drama,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,10,Email,1,Enni Sri Hartati,1,Epilog,1,Erdogan,3,Fahmi Darmawansyah,1,fashion,1,Fatwa MUI,2,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,FPI,8,FPI ditolak,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,Gadis Cacat,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Geografi,2,Gerindra,1,Globalisasi,1,GMBI,5,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,Gubernur Jambi,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,Habib Rizieq,6,habib rizieq shihab,12,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,Hari Ibu,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hotel Novita Jambi,1,Hubungan,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,108,Ibu,1,ibu dan anak,3,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,Imam Besar FPI,2,Imam Besar Pemimpin Republik Indonesia,1,Imam Prasodjo,1,Iman,1,IMD,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inneke Koesherawati,1,Inspirasi,2,Internasional,2,Internet,2,Investasi,1,Ira Koesno,1,Iran,1,ISIS,1,Islam,1,islamophobia,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,319,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,janji kandidat gubernur jakarta,1,Jaringan,1,Jasmani,1,Jatuh,2,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kanker payudara,1,kapal induk,1,Kapolda Jabar,1,Kapolda Jawa Barat,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,4,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,4,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,Kepulauan Seribu,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,21,Kesehatan Mata,1,kesehatan wanita,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,2,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komnas HAM,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,2,Komunikasi,1,Konflik,1,konflik suriah,3,Konsolidasi,1,Konstitusi,1,Konsultasi Syari'ah,2,Koperasi,1,korban terorisme,1,Korupsi,1,KPK,1,KPU DKI,1,Kucing,2,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,kuliner,1,Lafadz Alloh,1,Lagu,1,Laut Hitam,2,liburan,1,Lingkungan,4,Literasi,1,LSM,1,lukas enembe,1,Lukisan,1,Mabes Polri,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,Mahasiswa,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Majelis Ulama Indonesia,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,Makar,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,2,manfaat daun patah tulang,1,Mantan,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Maulid Nabi,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,menyusui,3,Metrotv,1,MK,1,Moderator,1,MUI,5,Muslim Rohingya,1,Myanmar,1,Narkoba,1,Nasional,1,Natal,2,Negara,2,Norma,1,ojk,1,Olahraga,40,om telolet om,1,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,145,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,7,Organisasi,1,ormas,1,Ormas Dayak,1,otomotif,2,pahawan di uang rupiah,4,pahlawan dalam rupiah baru,5,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,Panelis,1,Panggil,1,panti rehabilitasi Yayasan Kasih Anugerah Bangsa,1,Pantun,1,parenting,18,pasangan suami istri,3,pasien panti rehabilitasi disiksa,1,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pembunuhan pulomas,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,5,Penembakan,1,pengasuhan anak,10,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,53,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,Pengungsi Rohingya,1,pengusaha dan penguasa,1,Pengusiran,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penistaan Agama,2,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,penyakit lupus,1,Perang Narkoba,1,perang Suriah,4,perdukunan,1,pergantian desain uang rupiah,4,Peringatan,1,Peristia,1,Peristiwa,57,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,Pesawat Militer Rusia,2,Peserta,1,Pilgub DKI Jakarta,1,pilkada DKI,8,Pilkada Jakarta 2017,101,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Polisi,1,Politik,23,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,PP-PMKRI,1,ppatk,1,Prabowo,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,Presiden,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,2,Presiden Turki,1,Produk Mengandung Babi,1,program anies-sandi,1,program cagub DKI,2,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,3,Puisi,54,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reformasi,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,rumah tangga,1,Rupa,1,rupiah baru,5,Rusia,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,5,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,13,Sejarah Jakarta,1,Sejarah Natal,1,Sel,1,selingkuh,1,Seni,2,Sepak Bola,1,Serba-serbi,4,sertifikat halal,3,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,Sholat Shubuh,2,si buni yani,1,Sidang,3,Simbol Haji,1,Sintang,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,14,spanduk menolak wayang,1,srebrenica,1,Sri Mulyani,2,stasiun televisi,1,Statistika,1,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Suriah,6,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,sylviana murni,3,Tabligh Akbar,2,tabligh akbar istiqlal,1,Tahanan Perempuan,1,tahun baru,2,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,11,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,Tengku Zulkarnain,1,tentang islam,1,terhangat,1,Terkini,4,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,3,tolak reklamasi,2,Tour Jakarta,1,tragedi suriah,1,Turki,2,uang baru,2,uji materi UU Pilkada,1,Ulos,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,2,Ustadz Bachtiar Nasir,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,Vespa,1,video,68,Wafat Saat Sujud,1,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wali Kota Jambi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wayang,2,wayang kulit,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,Wirausahawan,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,Yayat Supriyatna,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,2,
ltr
item
Ngelmu.com: 11 Pelajaran Dari Penemuan Penting Abad Ini: Mi Instan
11 Pelajaran Dari Penemuan Penting Abad Ini: Mi Instan
https://1.bp.blogspot.com/-2z-X0ZDPcfQ/V_Iqqq90VfI/AAAAAAAAHEg/N9plL0SW1xAc_8jua2AbQImi4b43hXQ4ACLcB/s640/11%2BPelajaran%2BDari%2BPenemuan%2BPenting%2BAbad%2BIni%2BMi%2BInstan%2Bmuseum%2Bminer8.com.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-2z-X0ZDPcfQ/V_Iqqq90VfI/AAAAAAAAHEg/N9plL0SW1xAc_8jua2AbQImi4b43hXQ4ACLcB/s72-c/11%2BPelajaran%2BDari%2BPenemuan%2BPenting%2BAbad%2BIni%2BMi%2BInstan%2Bmuseum%2Bminer8.com.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/10/pelajaran-penemuan-penting-mi-instan.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/10/pelajaran-penemuan-penting-mi-instan.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy