Birma Membara

Anak-anak mencari sisa-sisa barang yang terbakar di sebuah desa muslim yang dibakar di provisi Rakhine Birma, 4 Mei 2016 (Foto: Soe Zeya Tun - Reuters)

Oleh @ Majelis I'tibar

Ngelmu.com - Jika di dalam kitab suci agama lain sebuah kisah disebutkan secara rinci dan detail (nama, tempat, waktu dan lain-lain), maka tidak demikian halnya dengan kisah - kisah di dalam Al Qur'an. Banyak kisah di dalam Al Qur'an yang hanya menyebutkan peristiwanya saja, tanpa menyebutkan nama pelaku, waktu dan lokasi kejadian.

Salah satu hikmahnya adalah agar kaum muslimin menyadari bahwa kisah - kisah seperti itu akan terus terjadi dan berulang. Dengan konsep ini, Al Qur'an benar - benar menjadi pegangan dan pedoman, bukan hanya menjadi asaatiirul awwaliin.

Di antara kisah yang tidak diperinci didalam Al Qur'an adalah kisah ashaabul ukhduud. Yakni berupa pembantaian kepada orang - orang beriman oleh raja dan pengikutnya yang dzalim. Hingga akhirnya mereka membuat parit untuk membakar seluruh kaum muslimin (tindakan genocide).

Apa kesalahan mereka? Tidak ada, selain bahwa mereka beriman kepada Allah. Kisah ashabul ukhduud sendiri sangat panjang dan menarik untuk dibahas, terlebih jika menggunakan analisa fikih tamkin. Nanti jika kita bisa berkesempatan bersua langsung di dalam majelis, boleh dibahas secara panjang, lebar dan luas.

Genocide Era Modern 


Apakah kisah - kisah seperti ashabul ukhduud masih terus terjadi di era modern? Yap betul, masih terus terjadi. Zaman mungkin sudah berganti, aktor mungkin sudah beralih, tapi kisahnya masih terus saja terjadi.

Masih segar dalam ingatan kita, bagaimana Slobodan Miloshevic melakukan pembantaian kaum muslimin di Bosnia Herzegovina. Entah berapa juta kaum muslimin di sana dibantai. Meski disebut - sebut sebagai tragedi kemanusiaan di Eropa terburuk di era modern, tapi seperti biasa, dunia hanya diam membisu.

Kita masih ingat bagaimana Ariel Sharon melakukan pembantaian di Shabra dan Shatilla, Palestina. Ribuan rumah dibakar, ribuan kaum muslimin dibantai dan dibakar, ribuan penduduk asli diusir. Lalu mereka menggunakan klaim hak historis untuk pembenar aksi brutalnya. Mulai dari klaim bangsa terpilih, klaim tanah yang dijanjikan, mitos tanah tanpa bangsa untuk bangsa tanpa tanah dan lain-lain. Lah, pusing kalau menuruti klaimnya mereka. Karena sebenarnya, itu hanya pembenar dan dalih tanpa dasar.

Sekarang ini, tragedi kemanusiaan atas umat Islam terjadi di depan mata kita. Sejak SMA, kami sudah mengetahui ada hal yang salah di sana, khususnya di Pattani, Rohingya dan lain-lain. Ada perbantuan dari KMM (Kumpulan Mujahidin Malaysia) untuk membantu kaum muslimin yang tertindas, tapi pergerakannya memang terbatas. Sekarang, pembantaian demi pembantaian terus menerus terjadi di sana. Baik kita sebagai orang islam atau sebagai kaum pancasilais, haram hukumnya untuk diam membisu.

Menjaga Nurani 


Banyak hal bisa kita lakukan untuk merespon situasi ini, kami tidak perlu mengajari. Namun hal minimal adalah mendoakan mereka yang menjadi korban sekaligus menunjukkan keberpihakan bagi mereka. Karena di masa sekarang, masih banyak kita dapati kaum muslimin yang abai dan tidak peduli dengan urusan - urusan seperti ini. Mungkin mereka lupa dengan wasiat nabi, man lamyahtim bi amril muslimiin, falaisa minnaa.

Kita juga bukan sedang memindahkan situasi yang sama ke Indonesia. Misalnya, kita membalas aksi mereka di Birma dengan meledakkan candi Borobudur atau ganti membantai mereka disini. Gunakan ayat - ayat perang di negeri yang sedang berperang, gunakan ayat - ayat damai di negeri yang berada dalam situasi damai. Kita harus paham, bahwa nabi kita menjamin keselamatan dan hak - hak kafir dzimmi yang tinggal di negeri muslim.

Situasi ini sangat baik untuk diambil pelajarannya bagi kita. Bahwa kaum muslimin di Indonesia sesungguhnya sangat toleran, berbeda dengan persepsi yang dikembangkan oleh kaum intoleran. Situasi ini juga menjadi warning buat kita agar bisa menjadi golongan yang kuat dan berjaya. Karena begitu luntur karakter dan identitas kita sebagai kaum muslimin sejati, hal serupa ini sangat mungkin akan terjadi di negeri kita. Tragedi kemanusiaan yang pernah terjadi di Ambon, sangat mungkin akan bergeser ke wilayah lain.

Situasi ini juga menjadi perhatian bagi kita agar selalu menjadi generasi yang unggul. Karena jika kita lemah, dengan segera Allah akan menggantinya dengan generasi yang lebih kuat. Mungkin, ada darah yang harus tertumpah dalam proses pergantian itu. Kaum muslimin di Bosnia dulu tidak terlalu taat dalam beragama. Perilakunya mirip dengan orang Eropa pada umumnya. Setelah terjadi genocide, mayoritas mereka menjadi kaum muslimin yang taat dan kuat. Sebuah generasi yang mencintai Allah dan Allah pun mencintai mereka.

Melalui tragedi kemanusiaan di Birma yang sangat menyayat hati ini, kita mendoakan agar mereka yang menjadi korban bisa mendapatkan surga yang Allah janjikan. Sebagaimana balasan Allah kepada mereka yang jadi korban dalam kisah Ashabul Ukhduud. Tidak lupa, kita juga mendoakan, agar di sana kelak lahir generasi muslim yang militan dan kuat. Sebagaimana generasi muslim yang saat ini menempati wilayah Bosnia Herzegovina. Wallahu a'lam.

COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,2,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,2,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,86,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,229,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,43,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,54,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,21,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,37,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,7,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,22,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Birma Membara
Birma Membara
https://4.bp.blogspot.com/-11CQZNMpsYM/WDN5NziHa_I/AAAAAAAAITg/CrX5d_naJtwpEZ_xjv8iiAw-LDO0EqaLQCLcB/s640/soe%2Bzeya%2Btun%2Breuters.png
https://4.bp.blogspot.com/-11CQZNMpsYM/WDN5NziHa_I/AAAAAAAAITg/CrX5d_naJtwpEZ_xjv8iiAw-LDO0EqaLQCLcB/s72-c/soe%2Bzeya%2Btun%2Breuters.png
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/11/birma-membara.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/11/birma-membara.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy