Galaunya Sri Mulyani Setelah Petugas Ditjen Pajak Ditangkap KPK

22 November, 2016
Seluruh jajaran dan staf Kementerian Keuangan yang saya cintai dan banggakan.

Hari ini kita semua telah dikecewakan dengan kejadian penangkapan seorang Kepala Subdit di Direktorat ‎Jenderal Pajak oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta. Sebelumnya kita juga mendapat berita penangkapan aparat Bea Cukai oleh Kepolisian RI di Semarang.

Saya, dan kita semua yang memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dan amanah menjaga dan mengelola keuangan negara dengan penuh integritas, kejujuran, profesional, dan dedikasi tinggi pasti merasakan kekecewaan yang mendalam atas tindakan mereka yang mengkhianati nilai-nilai baik dan prinsip integritas yang kita jaga.

Kekecewaan kita harus kita salurkan dengan bekerja lebih baik lagi dan bekerja keras untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Kita akan bersama-sama membersihkan Kementerian Keuangan dari oknum-oknum yang telah mencoreng nama baik dan reputasi institusi kita. Kita bersama-sama akan meneruskan reformasi dan transformasi kelembagaan agar Kementerian Keuangan menjadi institusi yang bersih, profesional, kompeten, dan bermartabat serta kredibel atau dipercaya.

Besok pagi kita akan tetap berdiri tegar, menatap dengan percaya diri, bahwa kita mampu membangun Kementerian Keuangan yang dapat dipercaya dan dibanggakan oleh rakyat dan bangsa Indonesia.

Karena saya percaya bahwa sebagian sangat besar jajaran dan pegawai Kemenkeu adalah mereka yang jujur dan berintegritas tinggi. Mereka yang tidak lelah mencintai Indonesia dengan terus setia berbuat baik dengan membangun negara kita menjadi negara ‎yang maju, adil, makmur, dan bermartabat.

Kita bersama-sama mampu melawan korupsi!

Sri Mulyani Indrawati

Surat di atas ditulis oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selepas KPK menetapkan Kepala Subdit Bukti Permulaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Handang Soekarno ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengamanan wajib pajak PT EK Prima. Handang ditangkap tangan oleh KPK dan dijadikan tersangka bersama dengan Presdir PT EK Prima Rajesh Rajamohanan Nair hari Senin malam tanggal 21 November 2016.
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan kekecewaan setelah petugas ditjen pajak ditangkap KPK
Kekecewaan yang terungkap lewat goresan pena ibu menteri tersebut mewakili kekecewaan yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Bagi negara pajak merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar yang digunakan sebaik-baiknya untuk menyejahterakan rakyat. Jika aparat yang ditugasi untuk mengelola pajak justru menjadi penjahat dan memanfaatkan posisinya untuk menipu negara dan memperkaya diri sendiri, tentu saja rakyat yang patuh membayar pajak sudah dikecewakan.

Meskipun menyadari keberadaan oknum-oknum seperti yang ditangkap KPK tersebut, Sri Mulyani berharap agar seluruh jajaran Kementerian Keuangan tetap menjalankan fungsinya sebagai institusi yang bersih, profesional, kompeten, dan bermartabat serta kredibel atau dipercaya. Ia pun merasa yakin bahwa tertangkapnya pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi perpajakan tersebut.

Sri Mulyani mengakui, kepercayaan dari masyarakat selaku wajib pajak terhadap DJP memang sangat penting, apalagi di saat program Amnesti Pajak sedang digiatkan seperti saat ini. Namun terlepas dari munculnya kasus tersebut, selama ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah secara konsisten mencegah adanya praktik suap dan pungutan liar (pungli).

Program Amnesti Pajak sendiri memang menarik untuk diikuti perkembangannya. Tidak bisa dipungkiri bahwa di balik suksesnya program tersebut sempat terjadai pro dan kontra dari masyarakat pembayar pajak. Kontroversi yang berkembang di awal tidak lepas dari kekhawatiran masyarakat bahwa Amnesti Pajak akan merugikan rakyat kecil.

Tidak kurang-kurang Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, lewat akunnya, @mohmahfudmd mencuitkan keprihatinannya mengenai program Amnesti Pajak. Pemerintah disebutnya mulai menyasar penerimaan pajak dari masyarakat menengah ke bawah karena “... target tidak tercapai...”.
 
Tweet Mahfud MD menyoal Amnesti Pajak
Meskipun demikian lewat berbagai penyuluhan dan kerja keras jajaran Dirjen Pajak dan Kementerian Keuangan berhasil meyakinkan masyarakat bahwa program-program terkait pajak yang dilaksanakan oleh pemerintah tidak lain hanya untuk kesejateraan rakyat. Akhirnya data membuktikan bahwa program Amnesti Pajak cukup sukses dilakukan.

Berdasarkan data dashboard statistik amnesti pajak yang ditayangkan secara realtime melalui website Direktorat Jenderal Pajak, hingga akhir Oktober jumlah pernyataan harta telah mencapai Rp3.865 triliun.

Dari jumlah itu, harta atau aset yang ditarik kembali dari luar negeri (repatriasi) mencapai Rp143 triliun, deklarasi dalam negeri Rp2.812 triliun dan deklarasi luar negeri Rp985 triliun.

Adapun total uang tebusan sampai periode tersebut mencapai Rp98,6 triliun. Jumlah uang tebusan itu sudah mencakup hampir 60% dari target uang tebusan yang dipatok dalam APBNP 2016 sebesar Rp165 triliun.
 
Statistik Amnesti Pajak
Angka-angka tersebut telah membalik persepsi negatif yang semula tersemat ke dalam program amnesti pajak, setelah banyak pihak pesimistis bahwa program itu akan berhasil.

Menko Perekonomian Darmin Nasution ikut berharap bahwa kasus yang terjadi saat ini tidak mengugurkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi perpajakan. menyakini tertangkapnya pejabat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tidak menggangu kepercayaan masyarakat untuk tetap ikut program pengampunan pajak.

Namun, ‎Darmin tidak dapat memungkiri adanya‎ penangkapan petugas pajak dapat membuat citra Ditjen Pajak yang saat ini sedang mereformasi perpajakan menjadi buruk di mata masyarakat.

Adapun Istana menanggapi proses penangkapan ini sebagai suatu langkah penegakan hukum yang akan berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menganggap penangkapan pejabat eselon III Direktorat Jenderal Pajak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi akan berpengaruh positif dalam pelaksanaan kebijakan amnesti pajak.

"Saya yakin ini malah akan membangun kepercayaan publik soal tax amnesty," ujar Pramono di Istana Kepresidenan, Selasa, 22 November 2016.

Pramono berargumen bahwa penangkapan itu akan berdampak positif dalam pelaksanaan amnesti pajak karena penangkapan itu menunjukkan bahwa pemerintah tidak main-main terhadap pegawai pajak. Apabila pegawai pajak itu ketahuan menyalahgunakan wewenangnya, akan langsung ditindak.

ICW Sarankan Pemiskinan Koruptor

Sementara itu Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti bahwa fenomena masih terjadinya kasus korupsi oleh oknum ditjen pajak menunjukkan sudah waktunya diberlakukan hukuman pemiskinan bagi koruptor. Aktivis ICW, Emerson Yuntho mengatakan kasus suap di kalangan pegawai pajak tidak jera karena fungsi pemiskinan koruptor yang jarang diterapkan.

Emerson berpendapat bahwa para oknum tersebut tidak kapok karena hukuman buat pelaku juga ringan, baik sanksi administratif maupun vonis hakimnya. Selain itu fungsi pemiskinan koruptor mulai jarang diterapkan, jadi ada baiknya selain dihukum penjara koruptor juga dimiskinkan.

ICW, kata Emerson, memantau rata-rata hukuman bagi para koruptor hanya 2 tahun 2 bulan penjara. Emerson mengatakan hal tersebut tidak akan memberikan efek jera bagi koruptor. Selain itu ICW juga memiliki usul agar pegawai pajak kapok untuk melakukan korupsi yaitu dengan cara mencantumkan nama-nama dan foto koruptor pajak di semua kantor pajak, di bagian pelayanan dan ruang rapat. Hal ini dilakukan agar menjadi pelajaran bagi pegawai dan pejabat pajak.

Selain itu, Emerson mengusulkan agar pengawasan semakin diperkuat dan berjenjang. Jika hal itu diterapkan, para atasan juga mendapatkan sanksi apabila pegawai nya tersangkut suap.


Setuju dengan usul Pak Emerson, biar ngeri-ngeri sedap. 

COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,2,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,2,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,86,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,229,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,43,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,54,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,21,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,37,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,7,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,22,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Galaunya Sri Mulyani Setelah Petugas Ditjen Pajak Ditangkap KPK
Galaunya Sri Mulyani Setelah Petugas Ditjen Pajak Ditangkap KPK
http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/671375/big/0958570000-sri-mul780x390.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-k4PtJjR5S18/WDVFa8fK_qI/AAAAAAAABdk/C_Mn-YoP9ys5lSRi4m920Nx11B7gjpnSwCLcB/s72-c/tax%2Bamnesty.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/11/galaunya-sri-mulyani-setelah-petugas.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/11/galaunya-sri-mulyani-setelah-petugas.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy