Kapolri, belajarlah dari Polda Jateng! Kasus Warga Solo yang Robek Alquran Terinspirasi Ahok

Saatnya Gajah Mada Menyelamatkan Nusantara
Kapolri, belajarlah dari Polda Jateng!

MS Kalono*

Di saat negeri ini dibuat sibuk dengan pernyataan seorang Ahok yang dinilai melecehkan Surat al Maidah 51. Polisi sebagai penegak hukum nampak kewalahan, cenderung ragu2 untuk menegakkan hukum atas Ahok.

Tiba2 di Solo ada sebuah kejadian yang mirip dilakukan oleh Ahok. Jika Ahok menista agama lewat kata-kata, maka AHP  (Ahok-2: orang Solo menyebut) melakukannya dengan menyobek al Qur'an. Kejadiannya di kost mewah No 1, Green Park, Sumber, Solo, Senin, 31 Okt 2016, 03.30 WIB.
14 jam kemudian peristiwa penyobekan kertas tersebut dilaporkan ke Polresta Surakarta. Tidak menunggu lama, media sosial WhatsApp, Facebook dan lain-lain penuh dengan berita tentang penyobekan Qur'an tersebut.

Berbagai spekulasi beredar lewat postingan media sosial. Pelaku yang kebetulan seorang Cina dan beragama non muslim dikabarkan berani berbuat seperti itu karena "tertular" keberanian Ahok menista yang hingga saat ini masih melenggang bebas. Spekulasi yang lain karena dia anak salah seorang pejabat yang sangat dekat dengan Walikota Solo. Sehingga tidak mungkin diproses hukum. Tentu spekulasi-spekulasi ini sangat meresahkan semua pihak.

Kapolresta Surakarta, Kombes Ahmad Lutfi, menepis semua itu.  Dia mengambil langkah cepat. Setelah pemeriksaan awal menunjukkan bukti adanya tindak pidana yang kuat, dan kasus ini dinilai dapat menimbulkan Potensi Gangguan Keamanan dan Ketertiban .

Sadar bahwa SDM di Polresta Surakarta yang ada sangat terbatas, sementara kasus harus segera tertangani dengan cepat, maka Kapolresta segera berkoordinasi dengan Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono. Akhirnya jam 22:00 pemeriksaan dialihkan ke Subdit Keamanan Negara Reskrimum Polda Jateng.

Jam 17:00, 1 Nop 2016 pemeriksaan Tersangka dan 5 Saksi selesai, kemudian dilanjutkan Penahananan Tersangka.

Kerja cepat yang dilakukan Polresta Surakarta dan Polda Jateng patut untuk diapresiasi dan dijadikan contoh.  Jika sejak dari awal Polda Metro Jaya dan Mabes Polri bergerak cepat seperti Polda Jateng tentu tidak akan terjadi demo-demo dimana-mana, dan demo besar 4 Nopember 2016. Potensi Ganggu Keamanan dan Ketertiban bisa diminimalisir.

Jika kita bandingkan antara Ahok dan Ahok-2 sama-sama warga negara Indonesia keturunan Cina. Jika Ahok melakukan dugaan penistaan agama secara terbuka dengan menggunakan lisan dan banyak saksi, sedangkan Ahok-2 melakukannya di tempat tertutup.

Yang membedakan adalah jika Ahok-2 secara jantan mengakui kesalahannya dan menampakkan penyesalannya (bahkan sempat bersimpuh minta maaf di hadapan saya, meskipun proses hukum tetap berjalan). Sedangkan Ahok "mbulet"  mencari dukungan dan pembenaran kemana-mana. Tidak bersikap jantan seperti Ahok-2.

Penanganan Polda Jateng cepat selesai, Tersangka, Ahok-2 segera ditangkap dan ditahan. Kurang dari 24 jam sejak Laporan Polisi dilakukan. Sehingga Potensi Gangguan Keamanan dan Ketertiban nyaris nihil.

Sementara Polda Metro Jaya atau Mabes Polri yang mendapatkan Laporan sejak tanggal 7 Okt 2016 hingga saat ini, 3 Nop 2016 belum jelas menetapkan siapa yang menjadi Tersangka. Padahal tindak pidananya terang benderang seterang siang hari di musim panas tanpa awan.

Maka jika ada gelombang besar demo 4 Nop 2016 dan demo-demo lain di seluruh pelosok negeri ini, bukan karena tidak dewasanya umat Islam. Ini akibat lambatnya Polda Polda Metro Jaya atau Mabes Polri menindak lanjuti Laporan Polisi.
Ini tidak ada kaitannya dengan pilkadal DKI. Urusan pilkadal DKI adalah urusan kecil dalam Islam. Jangan mengkerdilkan diri dengan mengkait-kaitkan masalah penistaan agama Islam dengan pilkadal DKI.

Yang tidak dipahami oleh para pengamat dan pembisik Presiden maupun Kapolri, bahwa umat Islam setelah Khulafur Rosyidin dalam berIslam tidak mengikuti rejim penguasa atau ulama yang mendekat kepada penguasa. Tapi umat mengikuti ulama yang memegang erat Islam meski tanpa susuan penguasa, meski hidupnya sangat sangat sederhana.

Jika yang didengar penguasa adalah ulama yang biasa dekat dengan penguasa maka akan menjadi salah pendengaran. Bukan suara langit yang datang, tapi suara duwit.

Jangan salah dengar. Ini sudah bukan urusan duwit, tapi urusan dunia lain. Urusan langit. Umat Islam akan tetap berbondong-bondong pada 4 November.

Jangan pernah berpikir bahwa setelah demo akan mereda isu untuk menuntut Ahok. Dan akan berhenti dengan sendirinya. Apalagi jika ada yang ditangkap dengan tuduhan pengrusakan, anarkis, atau yang lainnya.
Percayalah, demo menuntut Ahok tidak akan berhenti setelah 4 November jika Ahok belum ditangkap.

Akan menurun intensitasnya?
Tidak. Semakin merata dan masif, iya.

Suasana semakin kritis. Bola di tangan Kapolri. Kapolri adalah Gajah Mada, komandan Bhayangkara. Saatnya bersikap tegas untuk menyelamatkan Nusantara. Meski harus bertentangan dengan Hayam Wuruk. Seluruh prajurit Bhayangkara ada dikomandomu. Bukan orang lain.
SEGERA TETAPKAN AHOK  SEBAGAI TERSANGKA. TAHAN.

*Penasehat Hukum Pelapor penyobekan Qur'an di Sumber Solo.

Sumber
Tersangka dugaan perobekan al Qur'an di Sumber Solo sedang menandatangani Surat Penahanan di Polda Jateng, 1 Nop 2016, 17:02, dengan didampingi 2 Pengacaranya.

pelaku

barang bukti

COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,2,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,2,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,86,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,229,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,43,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,54,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,21,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,37,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,7,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,22,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Kapolri, belajarlah dari Polda Jateng! Kasus Warga Solo yang Robek Alquran Terinspirasi Ahok
Kapolri, belajarlah dari Polda Jateng! Kasus Warga Solo yang Robek Alquran Terinspirasi Ahok
https://scontent-sit4-1.xx.fbcdn.net/v/t1.0-9/14938318_10202471475104789_2674829057680277015_n.jpg?oh=efab44d04105f222749a8e3d63f56886&oe=58CF63BC
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/11/kapolri-belajarlah-dari-polda-jateng.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/11/kapolri-belajarlah-dari-polda-jateng.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy