Mengapa Vaksin HPV Diberikan Pada Siswi Usia SD?

Oleh dr. Apin

Ngelmu.com - Saya menulis status ini karena sudah ada beberapa pesan masuk, menanyakan mengapa vaksin kanker serviks diberikan oleh Pemprov DKI, untuk anak SD? Bukankah seharusnya diberikan pada wanita yang sudah aktif secara seksual?

Ada beberapa yang ingin saya komentari dari "broadcast" yang beredar:

- Program vaksinasi massal HPV (Human Papilloma Virus), yang ditujukan untuk mencegah penyakit kanker serviks dan kutil kelamin, adalah program Kemenkes (pemerintah). Tetapi memang baru dilaksanakan tahun ini di Jakarta (Oktober lalu), khusus bagi siswi kelas 5 SD. Suntikan kedua diberikan setahun kemudian bagi siswi kelas 6 SD, yaitu mereka yang sudah mendapatkan suntikan pertama saat kelas 5 SD. Program imunisasi massal ini direncanakan akan diikuti oleh daerah-daerah lainnya di tahun-tahun mendatang.

- Mengapa yang dituju adalah anak-anak SD kelas 5-6? Bukankah mereka belum aktif secara seksual? Kan virus HPV ditularkan lewat hubungan seks. Apakah ini tidak berarti melegalkan hubungan seks sebelum nikah?
Sebenarnya vaksin HPV bukanlah vaksin baru. Vaksin ini masuk dalam rekomendasi IDAI untuk anak berusia 10-18 tahun. Di negara lain, vaksin HPV diberikan pada usia 9-15 tahun, dan pada wanita berusia 16-26 tahun. Pemberiannya sebanyak 3x, berupa suntikan.
Kanker serviks memang lebih berisiko terjadi pada mereka yang sudah berhubungan seksual pada usia muda (di bawah 18 tahun), berhubungan dengan banyak pasangan, dan banyak anak. Pemberian vaksin ini di usia menjelang remaja (belum pernah terlibat aktivitas seksual) tentu tidak berarti melegalkan aktivitas seksual sebelum menikah. Tetapi mencegah terjadi kanker serviks di kemudian hari, pada semua kelompok wanita, baik yang berisiko maupun tidak. Pemberiannya pada usia dini dibuktikan dengan efektivitas vaksin yang baik, untuk mencegah penyakit.

- Apakah vaksin ini aman? Kabarnya bisa buat menopause dini, menekan jumlah populasi, dan kurang laku di negara-negara maju.
Vaksin ini aman. Jelasnya ada di dalam skrinsyut gambar vaccine information statement di bawah. Hati-hatilah dengan berita hoax.

Lebih lanjut mengenai vaksin HPV bisa dibaca di buku saya: Pro Kontra Imunisasi, dan artikel dalam rubrik rutin saya di Majalah UMMI bulan depan, insya Allah.

Bacaan dari Situs resmi Kemenkes ini bisa jadi bahan yang baik:

Cegah Kanker Seviks, Siswi Kelas Lima di DKI Jakarta diimunisasi  HPV.

Dipublikasikan pada Kamis 6 Oktober 2016

Jakarta, 6 Oktober 2016

Selasa pagi (4/9), Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Drs. Djarot Saiful Hidayat, MSi, mencanangkan imunisasi Human Papilloma Virus (HPV) di Sekolah Dasar Negeri 11 Lubang Buaya Jakarta Timur.

Pada momen yang bertepatan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2016 tersebut, sejumlah 133 siswi kelas V (lima) SDN Lubang Buaya 11 Pagi diberi dosis pertama imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Sementara dosis kedua imunisasi HPV akan diberikan pada BIAS tahun mendatang pada saat siswi tersbeut menginjak kelas enam.

Belum banyak Provinsi yang melaksanakan imunisasi HPV karena harga vaksin yang berkisar antara Rp 170 ribu, masih belum bisa menjangkau untuk seluruh masyarakat. Tahun ini dialokasikan di DKI jumlahnya sebanyak 75 ribu anak yang diimunisasi, tutur Menkes.

Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2013, kasus kanker di Indonesia terjadi sebanyak lebih kurang 330.000 orang dengan kasus kedua terbesar adalah kanker serviks atau kanker leher rahim, setelah kanker payudara. Sementara itu, data dari WHO Information Centre on HPV and Cervical Cancer menyatakan bahwa 2 dari 10.000 wanita di Indonesia menderita kanker serviks dan diperkirakan 26 wanita meninggal karena kanker serviks setiap harinya.

Kanker serviks bisa dicegah, melalui deteksi dini papsmear atau Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA), apalagi saat ini ditambah perlindungannya dengan imunisasi HPV, tegas Menkes.

Program nasional pencegahan kanker leher rahim yang sudah dilaksanakan saat ini adalah dengan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode IVA. Pencegahan kanker leher rahim akan semakin efektif jika dibarengi dengan melakukan upaya proteksi spesifik dengan memberikan imunisasi HPV.

Imunisasi HPV Jadi Program Imunisasi Nasional

Dengan mempertimbangkan tingginya angka kejadian penyakit kanker serviks, maka dilakukan penambahan vaksin baru ke dalam program imunisasi nasional yaitu vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks.

Imunisasi merupakan pencegahan primer kanker serviks dimana tingkat keberhasilan imunisasi HPV dalam mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh HPV dapat mencapai 100% jika diberikan sebanyak 2 kali pada anak perempuan usia 9-13 tahun yang merupakan usia sekolah dasar. Karena itu, Pemerintah melaksanakan pemberian imunisasi HPV kepada siswi perempuan kelas 5 (dosis pertama) dan 6 (dosis kedua) SD/MI dan sederajat baik negeri maupun swasta melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kegiatan pemberian imunisasi HPV melalui program BIAS tahun ini, dimulai di seluruh wilayah di DKI Jakarta pada bulan Oktober 2016 dan akan dilanjutkan pada tahun depan di dua Kabupaten di Provinsi DIY yaitu kabupaten Kulonprogo dan Gunung Kidul.

Keberhasilan program imunisasi HPV melalui BIAS dan program imunisasi wajib lainnya sangat membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak terkait baik lintas program maupun lintas sektor. Pada kesempatan tersebut Menkes menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah DKI Jakarta atas komitmennya untuk menyukseskan program imunisasi, khususnya imunisasi HPV untuk pencegahan kanker serviks.

Imunisasi merupakan upaya pencegahan primer terhadap penyakit-penyakit berbahaya yang dapat dicegah dengan imunisasi, diantaranya Tuberkulosis, Hepatitis B, Polio, Difteri, Pertusis (batuk rejan), Tetanus, Campak, serta Meningitis (radang selaput otak) dan Pneumonia (radang paru) karena infeksi Hib. Selain penyakit-penyakit tersebut, dengan masuknya imunisasi HPV dalam program imunisasi nasional, infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang sering menyebabkan penyakit kanker serviks dapat dicegah.

Pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat yang terbukti paling cost-effective serta berdampak positif untuk mewujudkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Imunisasi tidak hanya melindungi seorang individu tetapi juga masyarakat luas dengan memberikan perlindungan komunitas atau yang disebut dengan herd immunity.

Untuk itu, mari sukseskan program imunisasi di Indonesia. Melalui pencanangan imunisasi HPV ini diharapkan dapat mendukung dalam pencegahan dan pengendalian kanker serviks di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia bebas kanker serviks sehingga kita dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, dan alamat email kontak@kemkes.go.id

COMMENTS

loading...
Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Aceh,3,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,2,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,20,aksi 312,1,aksi 412,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,aksi mata-mata,1,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,7,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,2,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,hujan saat aksi 212,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,86,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,229,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebudayaan,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,Kivlan Zein,1,kjp,1,KKR Natal,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Kompetisi Halal Dunia,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,mata-mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,118,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,34,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,43,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,54,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,21,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,37,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,7,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,timnas Indonesia,1,tindakan subversif WN Cina,1,Tips,1,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,22,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Warga Cina tanam benih cabe berbakteri,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,Yusuf Mansur,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Mengapa Vaksin HPV Diberikan Pada Siswi Usia SD?
Mengapa Vaksin HPV Diberikan Pada Siswi Usia SD?
https://lh3.googleusercontent.com/-Oq25lD_c_Us/WDjyzVG060I/AAAAAAAAIZc/Qpkzt0jouDg/s640/20160529_095822.jpg
https://lh3.googleusercontent.com/-Oq25lD_c_Us/WDjyzVG060I/AAAAAAAAIZc/Qpkzt0jouDg/s72-c/20160529_095822.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/11/mengapa-vaksin-hpv-diberikan-pada-siswi.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/11/mengapa-vaksin-hpv-diberikan-pada-siswi.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy