Pengertian Puisi : Unsur Dan Struktur Puisi

SHARE:

Pengertian Puisi

Puisi datang dari bahasa Yunani, yakni poet yang bermakna orang yang mencipta sesuatu lewat imajinasi pribadi. Imajinasi pribadi artinya puisi adalah satu karya yang benar – benar dihasilkan oleh individu berdasar pada pengalaman sebelumnya yang pernah didapat. Puisi adalah satu diantara tipe dari teks sastra.

Puisi mengungkap perihal pikiran serta perasaan dari seseorang penyair dengan cara imajinatif. Pikiran serta perasaan penyair itu lalu disusun dengan fokus pada kekuatan berbahasa dengan struktur fisik, dan batinnya.

Puisi moderen Indonesia, dimana puisi yang dihasilkan, tanpa memerhatikan bait, irama, baris, serta rima. Puisi ini mengandung dua unsur pokok yakni susunan fisik serta susunan batin.

Susunan fisik dalam puisi moderen Indonesia, terkait dengan pilihan kata atau diksi, bhs figuratif atau majas, serta citraan atau pengimajian adalah susunan kata untuk mengungkap pengalaman dari sensoris. Sedang susunan batin dalam puisi moderen Indonesia, terkait dengan hal – hal yang akan disibakkan oleh penyair yang terkait dengan perasaan serta situasi jiwanya.

Susunan batin meliputi suara serta situasi, topik, amanat, serta perasaan. Puisi classic Indonesia mempunyai ciri – ciri khusus yakni bhs yang dipakai dalam puisi, terikat dengan irama, matra, rima, serta membuatannya begitu terikat dengan larik serta bait.

Puisi adalah karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh dengan makna. Puisi mengutamakan bunyi, bentuk dan juga makna yang hendak disampaikan. Suatu karya puisi yang baik memiliki makna yang mendalam, makna diungkapkan dengan memadatkan segala unsur bahasa.

Bahasa pada puisi tidak sama dengan bahasa yang kita pakai sehari – hari, Puisi menggunakan bahasa yang ringkas namun penuh makna dan Kata – kata yang digunakan mengandung banyak pengertian. Luasnya pengetahuan pembaca sangat penting saat membaca puisi, karena untuk menemukan makna dalam sebuah puisi, pembaca harus membaca puisi dengan seksama dan memperhatikan banyak faktor dalam puisi tersebut.

Puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya.

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

  • Herman Waluyo: Pengertian puisi menurut herman waluyo adalah karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia.
  • Sumardi: Pengertian puisi menurut sumardi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).
  • Thomas Carlye: Pengertian puisi menurut thomas carley adalah ungkapan pikiran yang bersifat musikal. 
  • James Reevas: Pengertian puisi menurut James Reevas bahwa arti puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat.
  • Pradopo: Pengertian puisi adalah rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam wujud yang paling berkesan.
  • Herbert Spencer: Pengertian puisi adalah bentuk pengucapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan keindahan. 

Unsur-Unsur Puisi 

Unsur-unsur puisi terdiri dari struktur fisik dan struktur batin puisi antara lain sebagai berikut :

1. Struktur Fisik Puisi 

  • Perwajahan Puisi (Tipografi), adalah bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kalimat, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal tersebut menentukan pemaknaan terhadap puisi. 
  • Diksi adalah pemilihan kalimat yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-katanya bisa mengungkapkan banyak, hal kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kalimat dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata. 
  • Imaji, yaitu kata atau susunan kata yang mengungkapkan pengalaman indrawi, misalnya penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji terbagi atas tiga yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, mendengar, dan merasakan apa yang dialami penyair. 
  • Kata Konkret, adalah kata yang memungkinkan memunculkan imaji karena bisa di tangkap indera yang mana kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Seperti kata konkret " salju " di mana melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll, sedangkan kata kongkret " rawa-rawa " melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan dll. 
  • Gaya Bahasa, adalah penggunaan bahasa dengan menghidupkan atau meningkatkan efek serta menimbulkan konotasi tertentu dengan bahasa figuratif yang menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya makna. Gaya bahasa disebut dengan majas. Macam-macam majas yaitu metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks 
  • Rima/Irama adalah persamaan bunyi puisi dibaik awal, tengah, dan akhir baris puisi. Rima mencakup yakni : Onomatope (tiruan terhadap bunyi seperti/ng/yang memberikan efek magis puisi staudji C. B) ; Bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, persamaan akhir, persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya ; Pengulangan kata/ungkapan ritma merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Rima amat menonjol dalam pembacaan puisi. 

2. Struktur Batin Puisi 

  • Tema/Makna (sense) ; media pusi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, puisi harus memiliki makna ditipa kata, baris, bait, dan makna keseluruhan. 
  • Rasa (Feeling) yaitu sikap penyair mengenai pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya akan latar belakang sosial dan psikologi penyair, seperti latar belakang pendidikan, agama, bentuk kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, serta pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketetapan dalam menyikapi suatu masalah tidak tergantung dari kemampuan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, namun juga dari wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan keperibadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya. 
  • Nada (tone) adalah sikap penyair terdapat pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema baik dengan nada yang menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca dalam pemecahan masalah, menyerahkan masalah kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll. 
  • Amanat/tujuan maksud (intention) adalah pesan yang akan di sampaikan penyair kepada pembaca yang terdapat dalam puisi tersebut .

Jenis-Jenis Puisi

Ada beragam type puisi yang berkembang sekarang ini. Puisi – puisi itu yakni :

Puisi Lama

Puisi lama biasa disebut sebagai puisi terikat. Puisi lama adalah puisi yang di ciptakan pada saat sebelum pujangga baru terikat oleh ketentuan – ketentuan. Ketentuan yang disebut yakni jumlah baris dalam bait, jumlah kata dalam baris, serta jumlah suku kata ataupun rima.

Sesudah anda mengerti mengenai puisi lama? Lantas apa saja yang termasuk puisi lama?

  • Pantun

Pantun adalah satu diantara puisi lama. Pantun mempunyai ciri – ciri sebagai berikut
  • Satu bait terbagi dalam empat baris.
  • Baris pertama serta baris ke-2 adalah sampiran.
  • Satu baris terbagi dalam delapan s/d dua belas suku kata.
  • Bersajak a – b – a – b.
  • Baris ketiga serta baris ke empat adalah isi.
Pantun berdasar pada isi, dibedakan jadi :
  • Pantun anak muda. Adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan mengenai nasib dagang, perjumpaan, perpisahan, asmara, jenaka, serta iba hati.
  • Patun orangtua. Adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan nasihat, kebiasaan istiadat, serta agama.
  • Pantun anak – anak. Adalah satu diantara jenis pantun yang berisikan mengenai perasaan yang senang atau suka ria.
  • Syair
Syair adalah jenis puisi lama yang datang dari daerah Arab. Ciri – ciri dari syair, yakni seperti berikut :
  • Satu baris ada delapan s/d dua belas suku kata.
  • Satu bait terbagi dalam empat baris.
  • Bersajak a – a – a – a.
  • Baris pertama s/d baris ke empat adalah isi.

  • Karima

Karima atau pantun kilat. Karima mempunyai ciri –ciri seperti berikut.
  • Baris pertama adalah sampiran.
  • Baris ke-2 adalah isi.
  • Ada dua bari dalam satu bait.
  • Sajak a – a.

  • Gurindam

gurindam adalah type puisi lama yang datang dari daerah Tamil atau India. ciri –ciri dari gurindam, yakni :
  • Baris pertama adalah sampiran.
  • Baris ke-2 adalah isi.
  • Puisi ini berisikan mengenai nasehat.
  • Mempunyai sajak a – a
  • Ada jalinan kausal pada baris satu serta baris dua.
  • Satu bait terbagi dalam dua baris.

Puisi Baru

Puisi Baru di kenal dengan puisi moderen. Puisi ini nampak pada saat pujangga baru. Lalu dipopulerkan pada th. 1945. Ketika itu Chairil Anwar sebagai pelopor puisi baru. Lahirnya puisi moderen dilatarbelakangi oleh semangat dalam mencari kebebasan untuk bicara. Kebebasan itu tak terikat pada pola – pola estetika yang kaku ataupun patokan – patokan yang membelenggu diri seseorang penyair dalam bicara. Jenis-jenis puisi baru yakni :
  • Tersina yang terbagi dalam tiga baris dalam tiap-tiap satu bait.
  • Kuatren yang terbagi dalam empat baris dalam tiap-tiap satu bait.
  • Kuin yang terbagi dalam lima baris dalam tiap-tiap satu bait.
  • Distikon yang terbagi dalam dua baris untuk tiap-tiap satu bait serta biasanya bersajak sama.
  • Soneta yang terbagi dalam sembilan baris untuk tiap-tiap satu bait.
  • Septima yang terbagi dalam tujuh baris dalam tiap-tiap satu bait.
  • Oktaf yang terbagi dalam atas delapan baris dalam tiap-tiap satu bait.
  • Sektet yang terbagi dalam enam baris dalam tiap-tiap satu bait.

Puisi Bebas

Puisi bebas Adalah type puisi yg tidak memerhatikan ketentuan – ketentuan yang ada pada puisi. Puisi bebas tak akan mengutamakan pada pemakaian kata yang indah serta tak efisien.

Pengarang diijinkan untuk lebih ekspresif. Lewat cara memakai pilihan kata yang mempunyai arti. Puisi bebas tak mempunyai ketentuan dalam sajak yang disusun. Pengarang bebas pilih kata sesuai dengan kebutuhannya.

Puisi Kotemporer

Puisi Kotemporer Adalah jenis puisi masa kini. Puisi ini mempunyai tujuan untuk mengemukakan kritikan, ide, atau sindiran dari penulis mengenai kehidupan yang ada di sekelilingnya. Puisi kontemporer tak mempedulikan arti dari puisi.

Puisi ini lebih mengutamakan pada batin yang dirasa oleh pengarang tentang satu persoalan. Puisi kontemporer dibedakan lagi berdasar pada berisi, yakni :
  • Satire adalah jenis puisi kontemporer yang melukiskan mengenai kepincangan sosial. Bentuk satire yakni sindiran serta kritikan.
  • Balada adalah jenis puisi kontemporer yang didapat dari merubah cerita jadi puisi.
  • Roman adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai luapan perasaan cinta pada kekasih.
  • Himme adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai pujian pada Tuhan.
  • Elegi adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai rasa sedih atau ratapan hati seorang.
  • Ode adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai pujian atau sanjungan pada seorang.
  • Epigram adalah jenis puisi kontemporer yang diisi mengenai ajaran kehidupan, baik sosial, agama, ataupun sopan santun.

Ciri-Ciri Puisi

  • Dalam penyusunan puisi, unsur – unsur bahasa harus teratur, diperindah, serta ditata sebaik-baiknya dengan memerhatikan irama serta bunyi.
  • Bahasa yang dipakai berbentuk konotatif.
  • Dalam puisi ada pemadatan dari seluruh unsur kemampuan bahasa.
  • Puisi mengungkap fikiran serta perasaan dari penyair berdasar pada pengalaman serta berbentuk imajinatif.

COMMENTS

Nama

10 tahun pernikahan,1,14 rumah sakit nakal,1,2 tahun jokowi-JK,2,30 September,1,Administrasi,1,Agung,1,agus yudhoyono,1,aher,1,ahmad musadeq,1,Ahok,17,Ahok Maju Jalur Partai,4,ahok menghina islam,8,ahok tersangka,1,ahok tidak boleh jadi gubernur,1,ahok tidak ditahan,1,ahok tidak mau cuti,1,Air Zam-zam,1,ajaran islam,1,aksi 2 desember,13,aksi 212,19,aksi 312,1,aksi bela islam jilid III,5,aksi damai 212,6,aksi damai bela islam III,6,aksi demo 4 november 2016,6,Akuntnsi,1,al maidah ayat 51,3,alasan ahok tidak ditahan polisi,1,amerika,1,amnesti pajak,1,Anak,5,Anak dan Media,1,anak dan remaja,2,analytics,1,Anies Baswedan,3,automotif,2,ayah muda,1,bachtiar nasir,1,Banjir,1,Bank,1,bantuan langsung tunai,1,barang bekas,1,batubara,1,Bela diri Berhijab,1,Berita,15,Biografi,1,Biografi Tokoh,12,Bisnis,1,bisnis makanan halal di AS,1,blt,1,boy sadikin,1,BPJS Palsu,1,bullying,2,bullying dalam kisah doraemon,1,bullying pada anak,2,buni yani,1,buni yani pengunggah video ahok,1,buni yani tersangka,1,calon gubernur dki,3,Cara,7,Cara Memilih Hewan Kurban,1,cara menghindari bullying,1,che guevara,1,Cium Tangan Politisi,1,cuti kampanye ahok,1,dahlan iskan,1,Dari,1,Dasar,1,demo 2 Desember 2016,1,demo 4 november,2,demo bela islam dan isu makar,1,demo bela islam II,2,demo bela islam III,1,demo BEM seindonesia,1,demo mahasiswa,1,demo tolak pemimpin kafir,1,demo tolak reklamasi,2,Demokrasi,1,Deradikalisasi,1,Detik,1,Dirgahayu TNI,2,dirjen pajak,1,Diusir,1,Donald Trump,3,dosa-dosa bersosial media,1,dukun,2,dukun penipu,2,Dunia Islam,6,dunia mistis,2,Durian Lokal Unggul,1,Ekonomi,4,ekosistem,1,Eksekusi Mati,1,elly risman,6,Email,1,Epilog,1,Erdogan,2,fashion,1,Fethullah Gulen,1,fidel castro,1,fidel castro dies,1,fidel castro meninggal,1,fidel castro wafat,1,Filsafat,1,fotografi,1,gadget,3,Gadget Nokia,1,gafatar,1,Games Terbaru,1,Garam,1,gas air mata,1,Gaya Hidup,3,gaya jilbab,1,Globalisasi,1,GNPF MUI,1,Go-Jek,1,gubernur jawa barat,1,Gula,1,habib rizieq shihab,1,Habibie,4,Haji,4,Haji 2016,1,Hak Asasi Manusia,2,halal haram,1,hari pahlawan,1,hayono isman,1,Hewan,1,Hijab,1,Hoax,1,Hukum,3,Hutan Indonesia,1,Ibrah Renungan,76,Ideologi,1,Idul Adha,1,Ikan Paus,1,Ilmu,1,ilmu sihir,1,imunisasi,3,Indonesia,3,Indonesia Raya,1,informasi pendidikan,1,Inspirasi,2,Internet,2,ISIS,1,Istri Bung Tomo Tutup Usia,1,Isu Hangat,204,isu makar,1,isu reshuffle Kabinet 2016,2,jajanan anak,1,jajanan berbahaya,1,jajanan sekolah,1,Jalan Raya,1,Jasmani,1,jembatan roboh,1,jilbab,1,jilbab indonesia,1,Joko Widodo,1,Jokowi,2,Jokowi Rombak Kabinet Jilid II,1,jpo pasar minggu roboh,1,jpo roboh,1,kader partai yang membelot di pilkada dki,1,kafir,1,kajian reklamasi,1,Kandungan Vaksin,1,kapolri Tito Karnavian,1,karakteristik korban bullying,1,kartu jakarta pintar,1,kasus penistaan agama,3,kasus vaksin palsu,2,Kata Mutiara Habibie,1,Keamanan Siber,1,Kebugaran,1,Keislaman,1,kelompok radikal,1,keluarga,2,kemenkes,1,kenapa ahok tidak boleh jadi gubernur,1,Kepemimpinan,1,kerajinan tangan,1,Kerusuhan SARA di Medan,2,Kesehatan,17,Kesehatan Mata,1,Keutamaan,5,kiamat,1,Kisah,1,kjp,1,klenik,1,Kolam Renang Unik,1,Komputer,1,Komunikasi,1,konflik suriah,1,Konstitusi,1,Koperasi,1,korban terorisme,1,KPK,1,Kucing,1,Kucing Anggora,1,Kudeta Turki,6,Lingkungan,4,lukas enembe,1,mafia jpo,1,mafia reklame,1,mahesa kurung,1,mahkamah konstitusi,1,Makam Fiktif Di Jakarta,1,makanan halal,1,makna 4 November,1,Malapetaka Duryudana,1,Manajemen,1,Manfaat,1,manfaat daun patah tulang,1,Marketing,1,Masjid,1,Mata,1,Media Sosial,2,megawati soekarnoputri,1,mengenal penipuan skema ponzi,1,menggunakan analytics untuk memenangkan pemilu,1,menjaga kebersihan,1,Metrotv,1,MK,1,MUI,1,Muslim Rohingya,1,Narkoba,1,Nasional,1,Negara,2,ojk,1,Olahraga,40,operasi tangkap tangan KPK,1,Opini,114,Optimalisasi Tax Amnesty Bagi Wajib Pajak dan UMKM,2,Orang Baik,1,orangtua dan anak,3,Organisasi,1,otomotif,2,pahlawan keluarga,1,Pajak,1,Panasbumi,1,pancasila,1,parenting,9,pasangan suami istri,2,Pebalap Lokal Siap Bersaing,1,pegawai ditjen pajak ditangkap KPK,1,pelecehan al quran,1,peluang usaha,1,Pembantaian Muslim,1,pemerintahan jokowi-JK,2,Pemimpin DKI,1,pendidikan,4,pengasuhan anak,7,Pengelolaan Harta,1,pengembang reklamasi,2,Pengertian,33,Pengertian Budaya,1,Pengertian Deradikalisasi,1,Pengertian Pendidikan,1,Pengertian Petahana,1,pengertian provokasi,1,pengertian proxy war,1,pengetahuan,1,pengusaha dan penguasa,1,penipuan,1,penipuan skema piramida,1,Penjarakan Ahok,3,Penutupan Sekolah,1,penyakit akibat tikus,1,penyakit dari sosial media,1,penyakit dari tikus meningkat di musim hujan,1,Perang Narkoba,1,perdukunan,1,Peristia,1,Peristiwa,34,pernikahan,1,pernyataan kapolri tentang demo bela islam III,1,Persis,1,pilkada DKI,4,Pilkada Jakarta 2017,51,Pilpres Amerika,4,PLTU batubara,1,pokemon,2,Polemik Wukuf Di Karbala,1,Politik,20,politik dalam islam,1,Politik Hukum Keamanan,1,politik islam,1,Politik Luar Negeri,1,Polri,1,ponzi scheme,1,Populasi pengguna Internet,1,ppatk,1,praktek perdukunan,1,Predator Anak,1,presiden AS,1,Presiden Joko Widodo,1,Produk Mengandung Babi,1,program cagub DKI,1,program listrik 35.000 MW,1,program perburuan tikus di DKI Jakarta,1,Provokasi,1,psikologi anak,2,Puisi,33,R.A Kartini,1,radikalisme,1,reklamasi teluk jakarta,3,reklamasi untuk siapa,1,renungan,2,Reshuffle Jilid II,7,Reshuffle Kabinet 2016,4,Revisi PP Telekomunikasi,1,Revisi UU Telekomunikasi,1,revolusi jilbab,1,Ridwan Kamil,3,risalah istiqlal,1,rokok,1,ruhut sitompul,1,Rupa,1,Sains,2,sakit jiwa dan sosial media,1,salafi,1,Sampah Jakarta,1,Sandiaga Uno,1,SARA,1,sayembara tikus,1,Sehat secara Islami,1,Sejarah,8,Sejarah Jakarta,1,selingkuh,1,Seni,2,Serba-serbi,4,sertifikat halal,2,seven deadly sins,1,Shalat Tahajud,1,si buni yani,1,Simbol Haji,1,Sistem,1,skema ponzi,1,Soekarno,1,sosial media,1,Sosiologi,1,sosmed,3,Sosok,3,Sri Mulyani,2,stop bullying,2,Suara Mahasiswa Indonesia,1,sugesti,1,sumber energi,1,surat Sri Mulyani,1,Sutan Bhatoegana tutup usia,1,tabligh akbar istiqlal,1,Tanggal Libur 2017,1,Tanjung Balai Medan,2,Tata Cara Berkurban,1,tax amnesty,7,teknologi,8,Telekomunikasi,2,Telkomsel,1,tentang islam,1,terhangat,1,teror perancis 2016,1,Teroris,2,terorisme,2,TNI,1,Tokoh,2,tokoh aksi demo 4 november,1,Tokoh Pers Nasional,1,tokoh-tokoh penistaan agama,2,tolak pemimpin kafir,1,tolak reklamasi,2,Turki,1,uji materi UU Pilkada,1,UNAS,1,Universitas Indonesia,1,unjuk rasa mahasiswa,1,UU sertifikasi produk halal,1,vaksin asli,1,vaksin palsu,5,video,17,wahabisme,1,Wakil Rakyat Main Judi,1,Wiranto,1,Wirausaha,1,wisata,1,Workshop Panasbumi,1,Workshop UI,1,yenny wahid,1,
ltr
item
Ngelmu.com: Pengertian Puisi : Unsur Dan Struktur Puisi
Pengertian Puisi : Unsur Dan Struktur Puisi
Pengertian Puisi
https://3.bp.blogspot.com/-67UpY3MtxqI/WB68iPBj5sI/AAAAAAAABkw/gMdLWGOFJ8QL9QA8xAGgfUqsltPYMD64wCLcB/s400/adfa.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-67UpY3MtxqI/WB68iPBj5sI/AAAAAAAABkw/gMdLWGOFJ8QL9QA8xAGgfUqsltPYMD64wCLcB/s72-c/adfa.jpg
Ngelmu.com
http://www.ngelmu.com/2016/11/pengertian-puisi.html
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/
http://www.ngelmu.com/2016/11/pengertian-puisi.html
true
2232086029491933273
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy